AsahanDaerah

Komitmen Tingkatkan Pengendalian Intern, Pemkab Asahan Focus Group Discussion

Asahan,mitratoday.com – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan sistem pengendalian intern, Pemerintah Kabupaten Asahan telah menetapkan SPIP menjadi salah satu indikator kinerja utama yang harus dicapai dalam RPJMD 2021 – 2026. Dimana pada Tahun 2022 ini Pemkab Asahan menargetkan SPIP pada Level III.

Hal itu disampaikan Bupati Asahan H. Surya BSc dalam sambutannya pada acara Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka fasilitasi implementasi penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan bertempat di aula Melati kantor Bupati setempat, Senin (11/07/2022).

Dikatakan Bupati, berdasarkan penjaminan kualitas yang dilakukan oleh Tim BPKP perwakilan Provinsi Sumatera Utara beberapa tahun lalu diketahui bahwa level maturitas SPIP Pemerintah Kabupaten Asahan baru pada Level II dan belum memenuhi harapan Pemerintah Pusat yang seharusnya sudah pada Level III.

Surya juga menjelaskan bahwa sistem pengendalian intern merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun apabila ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Karena melalui manajemen resiko yang baik seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan akan diidentifikasi sejak dini, sehingga peluang terjadinya kecurangan atau korupsi dapat dicegah atau diminimalisir.

Alhamdulillan kita patut bersyukur Kabupaten Asahan menjadi satu – satunya kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang mendapat fasilitasi implementasi SPIP terintegritasi dari BPKP pusat melalui BPKP Perwakilan Sumatera Utara, ujar Bupati Asahan.

Sementara Inspektur Kabupaten Asahan melalui Sekretarisnya Adatua Pardamean S.Sos, MSi dalam laporannya menyampaikan bawa kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Peraturan BPKP Nomor 05 Tahun 2021 tentang penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegritas pada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah.

Dijelaskannya, pelaksanaan FGD fasilitasi implementasi SPIP terintegrasi di lingkungan Pemkab Asahan ini dilaksanakan selama 5 hari mulai Senin tanggal 11 s/d 15 Juli 2022 bertempat di aula melati kantor Bupati dan Inspektorat Kabupaten Asahan.

Sedangkan Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara Kwinhatmaka SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksananaan FGD fasilitasi implementasi SPIP terintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dimaksudkan untuk memfasilitasi dalam mengidentifikasi permasalahan pada penetapan tujuan, struktur dan proses serta pencapaian tujuan yang berada pada tiga komponen penilaian SPIP terintegritas yaitu maturitas, penyelenggaraan SPIP, manajemen resiko dan indeks efektifitas pengendalian korupsi.

Diharapkan pelaksanaan FGD yang dilaksanakan lima hari kedepan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh OPD terhadap SPIP serta berkomitmen dalam mewujudkan harapan pengelolaan keuangan yang baik, pungkas Kwinhatmaka.

Pewarta : Syahroel

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button