Kouta Haji Jawa Timur 33 Ribu Lebih Di perebutkan 38 Kota/Kab , Namun Tahun 2021 Tidak Ada Yang Berangkat

Penulis : Novie

Blitar,Mitratoday.com – Jamaah Haji Indonesia Khususnya Jawa Timur terpaksa masih harus bersabar untuk bisa pergi menunaikan Ibadah Haji Tahun ini.

Karena Pemerintah Indonesia lewat Departemen Agama sudah mengumumkan Indonesia pada tahun 2021 ini, tidak bisa memberangkatkan Jamaah haji.

Menurut Plt Kanwil Departemen Agama Jawa Timur Dr.H Muhammad Nur Huda M.Pd saat di temui Mitratoday.com di sela-sela acara Pembinaan dan Halal Bihalal, Badan Kontak Majlis Taklim ( BKMT ) Se- Jawa Timur di MAN 1 Tlogo Blitar Kamis ( 10/06/3021, mengatakan  Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan KMA 6060 Tahun 2021 terkait pembatalan,pembatalan haji itu tidak lain karena menjaga diri itu lebih wajib karena situasi dan kondisinya seperti ini, istihaah itu ada 3, satu istihaah kesehatan, istihaah perjalanan dan istihaah biaya, hari ini adalah istihaah perjalanannya tidak bisa kita lakukan,” Ujar Nur Huda.

Kedua sampai hari ini, Negara manapun belum ada yang MOU dengan Negara Arab Saudi, diadakan haji atau tidak, jika sudah ada MOU antar kedua Negara,sampai detik ini belum ada MOU satupun, didalam MOU itu ada persyaratan-persyaratan yang harus terpenuhi antara kedua pihak, antara Negara satu dengan Arab Saudi,” Jelas Nur Huda.

Masih menurut Pllt Kakanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur ini ketika MOU sudah di teken bersama-sama maka muncullah “Kouta” setelah Kouta barulah harus segera di bayar nah nanti setelah di bayar maka keluarlah visa untuk seluruh jamaah saat ini MOU saja belum ,” Kata Nur Huda.

Ibarat kita mau masuk ke rumah tapi yang punya rumah belum memperbolehkan masuk karena di dalam rumah masih ada Covid -19 dan orang yang mau masuk ke rumah juga masih membawa Covid – 19 sehingga keputusan sampai detik ini belum ada yang MOU dengan Arab Saudi, jelas Nur Huda.

Keputusan pembatalan pemberangkatan Haji tahun 2021 diambil antara Kementrian Agama RI bersama dengan Komisi VIII DPR RI

Harapannya kedepannya sebagai pengobat rindu,mudah-mudahan Umroh akan segera di buka kalau umroh bisa di buka bisa mengobati masyarakat Indonesia ,jamaah untuk pergi ke Arab Saudi ,” ujar Nur Huda.

Muhammad Nur Huda, juga menjelaskan untuk Kouta tetap ada dan pendaftaran untuk pemberangkatan haji tetap melayani, Kouta untuk Jawa Timur sendiri sebanyak 33 ribu sekian dan itu di perebutkan 38 Kab / Kota di Jawa Timur , Siapa yang daftar lebih dulu maka Kab / Kota yang banyak dapat, maka Kouta Kab / Kota tidak sama,” jelas Nur Huda.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button
Close
Close