DaerahSerdang BedagaiSumatera Utara

KPK Beri Pembinaan dan Tindak Lanjut Korsupgah di Pemkab Sergai

Sei Rampah,mitratoday.com – Wakil Bupati Serdang Bedagai, H Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, menerima kunjungan Tim Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka monitoring dan evaluasi Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi, Rabu (6/4/2022).

Dalam sambutannya, Wabup Sergai Adlin Tambunan menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Satgas Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan KPK RI Wilayah I Sumut Maruli Tua Manurung yang telah secara rutin melakukan kerjasama dalam aspek pencegahan korupsi.

“Semoga kerjasama  semakin memperkuat sinergitas dan semangat dalam meningkatkan pengawasan internal Pemerintah Daerah, khususnya dalam rangka perbaikan tata kelola, serta pencegahan korupsi di Kabupaten Sergai.” Kata Wabup.

Sebagaimana di ketahui, kata wabup sejak berlangsungnya program aksi pencegahan korupsi yang digagas KPK-RI pada tahun 2018 yang lalu, Pemkab Sergai terus berupaya melaksanakan perencanaan aksi dan monitoring perkembangan dengan melakukan langkah-langkah terukur.

“Langkah-langkah tersebut antara lain dalam upaya penagihan piutang pajak daerah, percepatan proses sertifikasi terhadap seluruh aset dan penyelesaian sumber masalah, serta mendorong pihak pengembang untuk melakukan serah terima fasilitas umum perumahan yang telah dibangun di wilayah Kabupaten Sergai.” Jelasnya.

Untuk itu, Adlin Tambunan meminta kepada seluruh OPD untuk secara serius menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah diberikan oleh Satgas Korsupgah KPK RI Wilayah 1 Sumut.

Di kesempatan serupa, Maruli Tua Manurung menerangkan jika fokus koordinasi Satgas Korsupgah KPK di antaranya yaitu pada bidang Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa.

“Memperbaiki tata kelola daerah merupakan tantangan. Tapi kami yakin Sergai memiliki OPD yang cakap dan paham aturan serta tata kelola pemerintahan yang baik. Mari saling memperkuat koordinasi dan pengawasan, serta mengingatkan satu dengan yang lain, sehingga tidak terjadi hal-hal yang mengarah ke tindak korupsi,” mintanya.

KPK Lakukan Tindak Lanjut di 3 Lokasi

Pasca melakukan pembinaan intensif terkait Korsupgah, Tim dari KPK dan Pemkab Sergai kemudian melaksanakan tindak lanjut ke 3 lokasi yang terletak di Kecamatan Sei Rampah, Sei Bamban dan Tebing Syahbandar.

Dalam tindak lanjut ini, Tim KPK pertama-tama melaksanakan peninjauan terhadap implementasi penggunaan tanggung box di Hotel Soeltan yang berada di Jalinsum Kecamatan Sei Rampah.

Di kesempatan ini, Maruli Tua Manurung menyampaikan beberapa masukan dan koreksi terkait pemasangan tapping box untuk mencatat transaksi hotel sebagai pihak wajib pajak.

“Alat tapping box diharapkan mampu meminimalisir kebocoran PAD sehingga dalam implementasinya pihak Pemkab Sergai dan pengusaha hotel harus maksimal,” tandas Maruli.

Selanjutnya pemantauan dilanjutkan ke dua area perusahaan yang sudah tidak lagi aktif yaitu PT. Lestari Wood yang sempat berdiri di Sei Bamban dan PT Bentika di Tebing Syahbandar yang juga telah berhenti beroperasi sejak lama.

Bagi kedua perusahaan yang menunggak pajak sejak bertahun-tahun lamanya ini, Maruli Tua meminta kepada Pemkab Sergai untuk mencari solusi terbaik agar potensi pajak yang tertunggak bisa dibayarkan oleh pihak pemilik.

Merespons hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP dengan tegas menyebut akan segera melakukan koordinasi intensif dengan OPD terkait dan melaporkan secara rutin tindak lanjut yang dilakukan oleh Pemkab Sergai kepada pihak KPK.

Dalam kegiatan ini ikut hadir pula Kadis Kominfo Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Kepala Bappenda H Ikhsan, AP, M.Si, Inspektur Drs. Dimas Kurnianto, SH, MM, MSP, Tim KPK, dan perwakilan OPD terkait.

Pewarta : Marwan

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button