DaerahHeadlineMalang

Kualitas Ekspor, Masyarakat Justru Konsumsi Kopi Luar Kabupaten Malang

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com – Produksi Kopi dan Kakau di Kabupaten Malang sudah menjamah kualitas ekspor. Bagaimana tidak, dari data yang ada, lahan Perkebunan Kopi dan Kakau di Kabupaten Malang mencapai Puluhan ribu hektar yang tersebar di Kabupaten Malang.

Khusus Kopi jenis Robusta, mencapai sekitar 19.605 hektar dengan kapasitas produksi yang dihasilkan mencapai 14.129 ton. Sementara lahan kopi jenis Arabika sekitar 1.888 hektar dengan hasil produksi sekitar 690 ton sedangkan lahan perkebunan Kakau di Kabupaten Malang mencapai sekitar 4.066 hektar dengan kapasitas produksi mencapai 3.674 ton,” jelas Didik Gatot Subroto saat menghadiri gebyar kopi dan Kakau di Warung Tani Pan Java Dau Kabupaten Malang jumat (10/12/2021).

Didik menambahkan, dari informasi yang ia terima, kebutuhan ekspor kopi yang ada mencapai sekitar 45 ribu ton. Sementara Kabupaten Malang sendiri hanya mampu menyumbang ekspor sekitar 40 hingga 48 persen.

“Artinya Kopi asli Kabupaten Malang sudah habis karena diekspor. Yang ada dipasaran atau kafe-kafe yang ada lanjut Didik justru kopi dari luar Kabupaten Malang.” Tandasnya.

Sementara Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono menyebutkan jika konsumsi masyarakat terhadap kopi dari luar Jatim saat ini mencapai 40 persen sedangkan kopi asli Jatim justru habis untuk di ekspor.

“Makanya mulai sekarang saya ajak seluruh masyarakat Jatim untuk meminum kopi asli Jawa Timur. Bahkan kalau perlu saat kita ke mall membawa kopi sendiri. Ini semua dilakukan agar kita bisa merasakan kopi asli daerah kita masing-masing karena secara kualitas kita gak kalah dengan yang dari luar negeri maupun luar daerah,” pungkas Heru Tjahyono.

Jika hal ini dilakukan, lanjut Heru Tjahyono, dirinya optimis Kopi Jatim akan menjadi raja bagi daerah lain penghasil kopi.

Agar tidak kalah, ia meminta kepada para penggiat kopi untuk memberikan ketrampilan mengemas bubuk kopi yang lebih praktis dalam bentuk sachet. Karena pasar diluar lanjut Heru sudah selangkah lebih maju dengan mengemas menjadi sachet agar mudah dijangkau masyarakat.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: