Lomba Kampung Tangguh Kodam Brawijaya, Tim Penilai Cek Desa Songgokerto Batu

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Kodam V Brawijaya diketahui tengah mengadakan lomba kampung tangguh yang diikuti seluruh satuan di jajaran Kodam V Brawijaya.Salah satunya adalah Kodim 0818 Kabupaten Malang /Kota Batu.

Hal ini dibenarkan Dandim 0818 Malang / Batu Letkol.Inf Yusub Dody Sandra kepada awak media disela-sela mendampingi tim penilai kampung tangguh dari Kodam V Brawijaya di desa Songgokerto Batu.

Yusub menyebutkan ada kriteria lomba kampung tangguh tersebut sangat ketat, pasalnya semua sisi tidak luput dari pengawasan tim penilai.

“Alhamdulillah ya, saat melihat dari dekat, tim penilai cukup antusias melihat segala perlengkapan yang ada di Kampung Tangguh Desa Songgokerto ini, mulai ada chek point untuk memeriksa jika ada warga asing yang masuk, ada juga lumbung pangan, tempat layanan informasi publik tentang covid 19, dan ada juga rumah aman untuk tempat isolasi dan pemeriksaan warga. Bahkan tim penilai mengaku ini sangat bagus dan perlu di tiru oleh kampung tangguh lainnya,” Kata Yusub Dody Sandra, Senin (22/2/2021).

Soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro jilid 2 yang akan diberlakukan mulai selasa(23/2/2021) besok, Yusub menjelaskan bahwa PPKM Mikro adalah sebuah upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengendalikan peredaran kasus Covid-19 dengan memaksimalkan peran desa hingga RT/RW.

Ia menilai PPKM Mikro sangat efektif mengendalikan penyebaran Covid-19. Terbukti jumlah angka kasus penyebaran virus asal Wuhan Cina tersebut melandai dan cenderung menurun.

“Turun sangat signifikan,”ungkap Yusub Dody Sandra.

Keberhasilan menurunkan angka kasus Covid tersebut,menurut mantan Komandan Secaba di Jember tersebut lantaran peran RT/RW yang ada didesa sangat optimal.

Ditambah dengan keterlibatan seluruh komponen di desa seperti Pemdes, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Karang Taruna, PKK yang memiliki komitmen bersama menangani dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Inilah yang akan terus kita dorong dan kita maksimalkan agar peran desa untuk menangani Covid semakin kuat. Kendati demikian kita tetap mensupport dengan menguatkan peran kampung tangguh yang ada di setiap desa termasuk keberadaan Posko Kampung Tangguh di tiap RT/RW maupun Posko Desa,”terang Yusub Dody Sandra.

Ditengah pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir ini, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap mematuhi Prokes Kesehatan, diantaranya Memakai Masker, Mencuci tangan dengan Sabun dan Air Mengalir, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

Kepatuhan mematuhi Prokes, terutama bermasker, menurutnya adalah vaksin utama yang harus dipatuhi masyarakat.

“Jika masyarakat patuh, Insyaallah Covid ini segera berakhir,”pungkas Yusub Dody Sandra.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close
Close