DaerahHeadlineMalang

Masyarakat Semakin Kritis,Wabup Malang Tekankan Beberapa Hal

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Kemajuan dan kecerdasan masyarakat dekade terakhir ini sudah semakin tinggi, terutama terhadap tata kelola Pemerintahan di desa. Kondisi seperti inilah Kata Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH.MH perlu dicermati oleh Kepala Desa sehingga akan melahirkan konsep transparansi dan akuntabilitas pembangunan pedesaan.

“Artinya, harus ada peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, sehingga mampu untuk mengembangkan potensi di desa,”kata Didik Gatot Subroto saat menjadi narasumber Sekolah Pimpinan Desa Dan Kelurahan (Sepimsalu) tahun 2021 di salah satu hotel kota Malang sabtu (25/9/2021).

Didik menegaskan, jika ingin pembangunan di desa maju cepat, maka harus ada kemampuan menggerakkan dan partisipasi masyarakat untuk membangun ekonomi masyarakat.

Didik sempat melontarkan kritikan, menurutnya, masih ada beberapa Kepala Desa yang alergi kritik dan masukan dari warganya. Salah satu contoh, adanya Kepala Desa yang dinilai masih mencampuri urusan Badan Usahanya.

“Ya ini kan bagus, saat sebuah desa punya badan usaha, ya diserahkan saja ke yang lebih profesional dan kompeten. Sedangkan Kades maupun Pemdes bertugas untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Soal urusan operasional dan pengembangan menjadi urusan Badan Usaha desanya,”tandas Didik Gatot Subroto.

Jika stigma tersebut dipertahankan, maka, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini, akan ada masalah saat Kepala Desanya berganti, sebuah kebijakan strategis yang seharusnya berjalan, justru akan terputus saat Kadesnya berganti. Akibatnya progres Pembangunan Desa akan mandeg.

“Bisa jadi akan kembali dari nol, karena gak ada sinkronisasi,”ujar Didik Gatot Subroto.

Terakhir Didik mengingatkan, untuk menjadi sebuah good government, Kades harus memanfaatkan potensi desanya. Menurutnya potensi desa tidak melulu ke sektor pariwisata karena menurutnya tidak semua desa memilikinya.

“Contohnya jika di desa tersebut tidak ada potensi wisata, tapi punya lahan pertanian yang bagus dan hasilnya melimpah, disinilah Pemdes wajib hadir, untuk membentuk sebuah market lewat Badan Usahanya untuk memasarkan hasil pertanian kepada warganya, seperti beras untuk dikemas dan dijual. Maka jika ini dilakukan akan mensejahterakan masyarakat dengan meningkatnya Pendapatan Desanya,”pungkas Didik Gatot Subroto.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: