BlitarDaerahHeadlinePolitik

Melalui Pendidikan Politik, Demokrat Persiapkan Kadernya Running Untuk Menjadi Caleg di 2024

Pewarta : Novian

Blitar,mitratoday.comMenjelang Pemilu 2004, Partai Demokrat Kabupaten Blitar menggelar Pendidikan Politik kepada para Kader pada hari Minggu (28/11/2021) dengan menghadirkan Pembicara dari Dekan FISIP Universitas Brawijaya Malang yakni Dr Sholih Mu’adi, SH,M.Si dan Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar, Abdul Hakam Sholaludin.

Usai acara, Dekan FISIP Universitas Brawijaya Malang  menjelaskan bahwa agenda yang dilaksanakan yakni Partai Demokrat sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi pemilu tahun 2024.

“Sehingga persiapan kadernya harus dilakukan dari sekarang, termasuk bagaimana mengangkat tokoh Nasionalnya yaitu AHY dan tokoh regionalnya Emil Dardak. Kemudian  kegiatan  juga dilaksanakan dalam rangka memantapkan kader  yang nanti akan runing menjadi calon legislatif di 2024, itulah agenda mendasar yang dilaksanakan,” ujar Sholih Mu’adi.

Untuk target di pemilu legislatif tahun 2024, Sholih mengatakan bisa menyamai pencapaian seperti di 2009.

“Pada tahun 2009, Demokrat bisa runing sangat luar biasa di Kabupaten Blitar dan sekarang akan di kembalikan Marwah itu untuk kepentingan kepentingan pemilu 2024.” Tuturnya.

Terkait kubu Muldoko, Sholih Mu’adi mengatakan bahwa itu hanyalah riak-riak kecil yang sudah diselesaikan di level Nasional. “Karena dalam prinsip hukum kan Ne Bis In Idem, suatu perkara tidak boleh diajukan dua kali dan kemarin sudah final yang diakui AD RT nya dari Kepengurusan AHY,” ungkap Sholih Mu’adi .

Menurut Ketua Partai Demokrat Kabupaten Blitar, Edi Masna Nurochman, DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar menggelar Pendidikan Politik khusus kepada kader-kader.

“Tentunya harapan kami para kader ini ini paham bagaimana berorganisasi, bagaimana cara pemenangan legislatif maupun pilkada, Juga apa apa hak hak dan kewajiban, serta para kader diharapkan memahami fungsi legislatif. Terkait verifikasi faktual partai politik, kita sudah siap. Karena dulu sudah kita lakukan, hanya tinggal melangkah saja semua sudah kita persiapkan,” tandas Edi Masna.

“Terkait kubu Muldoko, Alhamdulillah MA beberapa waktu yang lalu telah memutuskan bahwasanya menolak gugatan PTUN kubu Muldoko. Apa yang di tolak, yaitu terkait AD ART Demokrat, tentu dengan keputusan itu pupus sudah harapan kelompok mereka dan satu-satunya Ketua Umum yang di akui oleh Negara adalah AHY, dan tidak ada dualisme hanya satu Ketua Umum Partai Demokrat yaitu AHY.” Tambahnya.

Edi Masna juga berharap bagaimana bisa mempertahankan kembali kejayaan Partai Demokrat, “karena kita pernah menjadi partai  berkuasa. Kemudian fase turun ini sudah kita alami, saat ini kita berharap untuk kejayaan 2009 kembali di 2024,” tutup Edi Masna Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blitar.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: