Mobil Catering Berlogo Calon Petahana Sering Berada Di Kantor Pemkab, Ladub Nilai Wajar Tapi Gak Etis

Penulis : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Beberapa hari terakhir, sebuah mobil minibus bergambar paslon Petahana sering terparkir di Kantor Pemkab Malang jalan H.Agus Salim Kota Malang.

Seperti yang terlihat selasa (20/10/2020) mobil bergambar paslon Petahana tersebut terparkir di belakang Pendopo Kabupaten Malang. Sama seperti yang terjadi pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Diketahui bahwa mobil berlogo paslon SanDi tersebut milik salah satu Catering langganan Pemkab Malang.

Kendati Bawaslu,saat dihubungi Mitratoday.com beberapa waktu lalu mengatakan keberadaan mobil berlogo paslon Petahana di kantor Pemerintahan harus dipastikan dulu konteks nya dan tujuannya ada di kantor pemerintah.

Harus dipastikan tujuannya,karena kita gak bisa serta merta menindaknya tanpa tahu apa tujuannya, karena kantor pemerintahan kan juga lembaga pelayanan publik,artinya siapa saja kan boleh kesana,”kata Koordinator bidang penindakan dan pelanggaran Bawaslu George Da Silva beberapa waktu lalu.

Sementara Jubir Paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (Ladub) Muhammad Anas menilai ,kendati wajar namun keberadaan mobil minibus bergambar paslon berada di kantor pemerintahan dinilai tidak elok.

“Kami kira nggak etis ya,ini kan tahun politik, seharusnya meski mobil tersebut milik salah satu catering tapi kami kira gak etis ya, apakah mobilnya hanya itu dan harus seperti itu,”kata Anas saat dihubungi Mitartoday.com selasa (20/10/2020).

Hal senada diutarakan ketua tim kerja Malang Jejeg Sutopo Dewangga. Saat dihubungi Mitratoday.com selasa siang, Sutopo menilai adanya mobil bergambar paslon petahana di kantor Pemkab sangat tidak etis.

“Apapun alasannya kita nilai sangat gak etis ya. Kan sudah jelas aturan soal kampanye, alat peraga kampanye(APK) maupun tempat yang dilarang untuk kampanye. Sudah jelas itu,”tandas Sutopo selasa (20/10/2020).

Sutopo menyebut seharusnya Bawaslu melakukan investigasi soal keberadaan mobil bergambar paslon peserta pilkada yang berada di kantor pemerintahan.

“Kan sudah jadi domen Bawaslu ya, soal apakah Bawaslu menindaklanjuti atau tidak kan nanti publik yang menilai,namun bagi kami sangat tidak etis jika ada mobil bergambar paslon patahana parkir di kantor pemerintahan dan sering terjadi,”pungkas Sutopo Dewangga.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close