BlitarDaerah

PC NU Kabupaten Blitar Menerima Bantuan Dua Unit Mobil Hasil Perjuangan Alvis, Anggota DPRD Provinsi Jatim

Pewarta : Novian

Blitar,mitratoday.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Timur menyerahkan bantuan dua unit mobil kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Blitar dan Klinik Rawat Inap Siti Khadijah pada Minggu (12/12/2021) di halaman Kantor Graha NU Jalan Halmahera Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Acara Penyerahan dua unit mobil langsung di pimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad didamping Sekretaris, Kharisma, dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Ferdians Reza Alvisa.

Selanjutnya, ikut hadir Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Mujib SM dan Sekretaris, Sugianto, Sekretaris DPC Gerindra Kota Blitar, Tan Ngi Hing serta seluruh Anggota DPRD Kabupaten Blitar.

Dari PC NU sendiri hadir Rais Syuriah, KH Moh Ardani Ahmad dan Ketua Tanfidziyah PC NU, KH Masdain Rifai, PC GP Ansor Kabupaten Blitar, Hermawan serta jajaran Pengurus lainnya.

“Ini adalah kelanjutan dari Reses saya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jatim beberapa waktu lalu. Karena saya sendiri berlatar belakang NU, dan Ansor, maka Saya bertanya apa yang bisa saya lakukan untuk NU, karena NU itukan milik Umat. Mereka membutuhkan mobil operasional dan ambulance, saya perjuangkan. Pengajuan itu di Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jatim, dan Alhamdulillah pada hari ini turun sesuai pengajuan, yakni mobil operasional Innova dan Grandmax,” kata Ferdians Reza Alvisa.

Ferdians menyampaikan, Selain NU, masyarakat bisa mengajukan apa yang di butuhkan untuk kebutuhan secara kelompok.

“Karena DPRD Provinsi itu ada RESES dalam setahun tiga kali, disitulah kita menyerap aspirasi masyarakat untuk kita perjuangkan di Rapat Paripurna. Mudah-mudahan bisa bermanfaat, khususnya untuk NU, masyarakat dan semuanya. Karena kita Partai Gerindra sudah seperti anaknya NU, namun NU kan bukan partai politik, NU itu milik umat, siapapun boleh di handle dan kita tidak menafikan dukungan NU di 2024. Karena ormas terbesar adalah NU yang mempunyai Anggota sebanyak 50 juta lebih,” jelas Ferdians Reza Alvisa.

Ketika media menanyakan keseriusan Partai Gerindra untuk mencalonkan Ketua DPD Partai Gerindra, Anwar Sadad menjadi Calon Gubernur Jawa Timur di 2024, Wakil Ketua DPD Gerindra Provinsi Jawa Timur, Ferdians Reza Alvisa mengatakan,” InsyaAllah kita berjuang nanti kalau misalnya Gerindra bisa mampu bawa kursi sendiri, InsyaAllah pasti Kader untuk Calon Gubernurnya Anwar Sadad. Dari Pusat sudah di setujui,” ujar Ferdians Reza Alvisa Wakil Ketua DPD P Gerindra Jawa Timur.

Ditempat yang sama Ketua Tanfidziyah PC NU KH Masdain Rifai mengatakan bahwa pihaknya selalu tanggap apa yang menjadi kebutuhan umat, dan setiap umat mempunyai kegiatan.

“NU harus hadir dalam kebutuhan kemasyarakatan, dan kali ini NU bersyukur kepada ALLAH SWT diberi sarana pengabdian, diberi fasilitas untuk melayani umat. Terima kasih kepada Gerindra yang telah menyerahkan Rizki dari bagian pengabdiannya dimanfaatkan oleh NU. NU menerima, menangkap untuk dimanfaatkan, tidak menyentuh orang perorang, tapi institusi NU bersyukur, berbahagia dan ingin memanfaatkan. Semoga apa yang dilakukan oleh Gerindra ini di kembali oleh ALLAH SWT kemanfaatan yang lebih, Gerindra diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap KH Masdain Rifai.

Dan semoga Gerindra lebih maju dalam menggapai apa yang di cita-citakan. Semoga Gerindra juga sukses dalam perjuangan dan pengabdian, NU mendoakan untuk keberhasilan, tidak keberhasilan yang terbatas, tetapi keberhasilan segalanya, dan apa yang di cita-citakan semoga di beri berhasil oleh Allah SWT dengan nikmatnya. Kami dibantu pada sarana untuk pengabdian, semoga Gerindra diganti oleh Allah SWT yang lebih bermanfaat.” Tandasnya.

Ketua DPD Partai Gerindra, Anwar Sadad memberikan kunci mobil operasional kepada Ketua PC NU, KH Moh Ardani Ahmad. (mitratoday.com/Novie).

 

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: