DaerahHeadlinejawa Timur

Pejabat P4TK PKn IPS Saling Lempar Tanggung Jawab

Malang, mitratoday.com – Dugaan pengadaan 78 unit laptop fiktif senilai Rp 1,2 miliar di tahun 2015 yang di soal LSM PAKAR BANGSA hingga berujung di laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (12/11). kemarin seakan membuat semua pejabat yang berkompeten saling lempar tanggungjawab.

Drs. Muhajir, yang di tahun 2015 menjadi Kepala P4TK PKn IPS Malang, saat ini sudah di pindah ke Yogyakarta. Lain halnya dengan Achmadi, di tahun 2015 pria yang berdomisili di kawasan Sulfat Kota Malang ini di tunjuk menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paket Pengadaan Barang dan Jasa di Lembaga P4TK PKn IPS.

Sayangnya Achmadi yang mengaku saat ini hanya menjadi staf biasa di lembaga P4TK PKn IPS, belum menemui Mitratoday.com di kantornya di Kawasan Pendem Kota Batu. Ia berujar saat ini sedang melakukan perjalanan dinas ke Surabaya.

“Maaf mas, saya ada rapat di Surabaya, silahkan langsung berhubungan dengan Affandi, staf bagian di P4TK Pkn IPS,” ujar Achmadi melalui pesan Whatsaapp sembari berkirim nomer ponsel Afandi. Pada saat menghubungi affandi sudah beberapa kali di hubungi Mitratoday.com selasa (13/11) namun tidak merespon.

Saling lempar tanggungjawab di antara kedua pejabat di lingkungan P4TK PKn IPS Malang ini semakin menguatkan dugaan pengadaan fiktif 78 unit Laptop di lingkungan P4TK PKn IPS tahun 2015 yang telah di tetapkan sebagai temuan BPK RI dan perintah pengembalian dana ke kas negara yang kini telah masuk meja KPK untuk di tindak lanjuti.

Ketua LSM PAKAR BANGSA Fajar Pratomo SH, mengatakan pihaknya telah melaporkan dugaan korupsi uang negara tersebut ke lembaga anti rasuah tersebut di Jakarta dan mengaku berjanji bakal mengawal hingga tuntas dugaan tersebut. (RED)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button