DaerahHeadlineLampungLampung Utara

Pekerjaan Sanitasi SPALD Di Desa Sidorahayu Janggal

Lampung Utara,mitratoday.com – Program Sanimas SPALD-S merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan tekhnologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting.

Pola penyelenggaraan Program Sanimas SPALD-S dilakukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan didampingi Fasilitator Kabupaten dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang memiliki kemampuan tekhnis dan sosial kemasyarakatan. Mulai kegiatan perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Di kabupaten Lampung Utara, ada beberapa desa yang mendapat program tersebut. Salah satunya yakni Desa Sido Rahayu Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara Dengan nilai anggaran Rp.500.000.000 juta yang di bagi sebayak 45 Rumah dengan jumlah anggaran program tersebut 11.100.000 juta dalam satu titik.

Namun yang di temukan awak media di salah satu titik penerima bantuan Di Dusun I Desa Sidorahayu Kecamatan Abung Semuli ada kejanggalan.

“Kami penerima gali sendiri, Dan Bantuan ini Dua KK mendapatkan satu bantuan. Kemudian untuk Besi cor nya menggunakan Besi 8 Banci, dan untuk bangunan nya di perkirakan menghabiskan Rp.5000.000.” Kata HR salah satu penerima bantuan.

Selain itu, KS saat di kompirmasi mengatakan untuk Anggaran penerima bantuan perumah nya sesuai (RAB) dengan yang telah di tetapkan.

“Untuk penggalian lubang tanggung jawab penerima bantuan, kami hanya memberikan material di luar penggalian, dan total nya belum bisa di perkirakan. Karena belum di hitung total nya berapa.” Ujar KS.

Dengan adanya kejanggalan dan duggaan korupsi terkait program kegiatan tersebut, kepada pemerintah pusat diminta agar bisa mengkroscek pekerjaan sanitasi SPALD di desa Sidorahayu.(Elva/Tim).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button