Home » Daerah » Peksos Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Peksos Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

Penulis : Ekdar Tella
Editor   : Redaksi

Maluku,Mitratoday.com-Hampir setiap hari kita mengetahui pemberitaan tentang terjadinya kekerasan termasuk terhadap anak-anak, Tak hanya kekerasan secara fisik, tapi juga secara verbal. Peristiwa tersebut membuat prihatin, sedih, sekaligus miris.

Untuk itu, Pekerja Sosial (Peksos) Meliputu Kabupaten Seram Bagian Barat SBB dan Maluku Tengah (Malteng) melalui Pekerja Sosial Direktorat Rehablitasi Sosial Anak

Menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi di SMA Negeri 5 Kairatu dan SMA Negeri 11 Seram Bagian Barat, Rabu (4/12/19). Dengan menggencarkan sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak-anak sekolah dari seluruh tingkatan.

Sosialisasi berbarengan ini juga di lakukan di berbagai daerah yakni diantaranya 32 Provinsi di keseluruhan indonesia.

Sosialisasi yang di buka dengan resmi oleh Kaur Kesiswaan Wahap Hehanusa, S.pd, Rabu (4/12/19) tepat 09.15 Wit, hingga berakhir pada 12 .00 berjalan sesuai apa yang di harapkan pelaksana kegiatan.

“Sosialisasi pencegahan kekerasan­ terhadap anak diberikan kepada para siswa dan siswi yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut kegiatan yang di isi dengan berbagai materi diantaranya Stop Kekerasan Terhadap Anak,( ABH ), Anak Berhadapan dengan Hukum dan Pengaru Teknologi Terhadap Anak.”Kata Wahap.

Rasyid La Koko, S.Sos yang merupakan Pekerja Sosial Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan RI, dan juga selaku penyelenggara menghimbau agar para siswa yang ikut hadir dapat memahami bentuk-bentuk kekerasan baik itu kekerasan fisik sikis maupun fisikologis.

Sambungnya dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa kekerasan tidak hanya terbatas dalam bentuk fisik seperti memukul atau hukuman jemur, tetapi juga kekerasan bisa berupa perkataan kasar dan lain sebagainya.

“Mengingat pentingnya sosialisasi tentang kekerasan, Rasyid menyebutkan bahwa sekolah yang ditargetkan tak hanya sekolah menengah Atas SMA , tetapi juga sekolah menengah pertama SMP.”Ujarnya.

Sosialisasi yang digelar serempak ini dilaksanakan dalam satu kali kegiatan.

“Ada 25 orang perwakilan yang diundang dari 2 sekolah Menegah Atas SMA sebagai perwakilan sementara di berbagai daerah seluruh indonesia juga dengan jumblah perwakilan yang sama yakni 25 orang ungkap Rasyid.”Terangnya.

“Peserta diberikan edukasi pemahaman dan tata cara yang berisi imbauan pencegahan kekerasan terhadap anak.”Tutup Rasyid

Kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak yang merupakan kegiatan serempak yang dilaksanakan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak di seluruh indonesia ini berakhir pada 12.00 Wit dengan harapan para siswa siswi dapat menampung serta memahami ketiga materi yang telah di sajikan melalui kegiatan bertema besar “Pencegahan Kekerasan Pada Anak”.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.