Pemkab Malang Minta Wisata Terapkan Aturan Ketat Prokes Covid-19

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Pemerintah Kabupaten Malang meminta pengelola wisata serius menerapkan protokoler kesehatan Pencegahan Covid-19. Hal ini karena dari hasil evaluasi sementara, dinilai masih banyak pengelola wisata yang masih memberikan kelonggaran kepada pengunjung wisata untuk tidak menerapkan protokol kesehatan saat berkunjung ke destinasi wisata khususnya Wisata Pantai yang tersebar di selatan Kabupaten Malang.

“Wisata pantai di Kabupaten Malang masih menjadi idola bagi pengunjung dan pelaku wisata, banyak orang yang mengais rejeki dari wisata, namun di tengah pandemi Covid-19, semua pariwisata tutup, akibatnya masyarakat yang selama ini mengandalkan sektor ekonomi dari wisata, harus terhenti, banyak keluarga yang bermasalah karena tidak mendapat sumber pengahsilan,”kata Bupati Malang HM.Sanusi saat membuka gerakan Bersih Indah Sehat Aman (BISA) di wisata Pantai Balekambang Bantur sabtu (1/8/2020).

Kendati demikian, di fase transisi New Normal Life, Pemerintah telah memberikan ruang bagi pergerakan ekonomi masyarakat terutama sektor wisata, buktinya dengan mempersilahkan pariwisata untuk kembali beroperasi namun tetap dengan aturan ketat berupa protokol kesehatan.

“Namun kenyataannya hal itu tidak bisa terlaksana, Ketentuan batasan kunjungan 50 persen dengan aturan protokol kesehatan tidak bisa di terapkan, makanya sempat kita tutup kembali lantaran jumlah pengunjung wisata pantai membludak lebih 100 persen, protokol kesehatan tidak jalan,”tandas Sanusi.

Pemkab Malan menginginkan dengan beroperasinya wisata harus diimbangi dengan komitmen dari pengelola dan pengunjung wisata itu sendiri, hal ini lantaran pandemi Covid masih belum berakhir. Caranya dengan tetap menerapkan aturan protokol kesehatan secara ketat.

“Jangan sampai dilanggar, jangan lantas diberikan ijin kemudian tidak bisa mengendalikan pengunjung wisata, karena kita tidak tahu apakah pengunjung tersebut membawa virus Corona atau tidak, makanya protokol kesehatan harus ditaati agar kita semua selamat,” Ujar Sanusi.

Sanusi kembali memberikan peluang kepada pengelola wisata untuk kembali beroperasi dengan syarat mentaati peraturan yang ditetapkan Pemkab Malang terutama penerapan protokol kesehatan secara ketat

“Silahkan ajukan ke Pemkab Malang, kita akan koreksi dan lihat seperti apa protokol kesehatan benar-benar diterapkan, jika bisa membuktikan, kita akan keluarkan izin, tapi jika tidak maka akan kita tutup kembali,”tutup Sanusi. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close