jawa Timur

Pengadaan Bak Sampah Kabupaten Malang, Mark Up?

Kabupaten Malang,Mitratoday.com – Pengadaan bak sampah karet yang bersumber dari alokasi anggaran pengadaan langsung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang diduga sarat mark up. Bahkan nilainya hampir dua kali lipat dari harga sebenarnya.

Dari data yang di dapat, pengadaan langsung dengan nomer ID Paket 17314945 DLH Kabupaten Malang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 135 juta untuk pengadaan 1500 bak sampah karet. Artinya harga pengadaan per item bak sampah di patok sebesar Rp 90 ribu.

Sementara dari penelusuran Mitratoday.com selasa (5/6), harga sebuah bak sampah di pasaran hanya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu. Sehingga jika di hitung, terdapat selisih kelebihan alokasi anggaran sebesar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu. Sedangkan waktu pelaksanaannya, dari data yang di dapat tertera bulan februari 2018 kemarin.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Budi Iswoyo membenarkan bentuk bak sampah yang di maksud.

“Tidak ada bedanya dengan bentuk bak sampah yang ada mas,” ujar Budi Iswoyo.

Saat disinggung tentang adanya dugaan mark up harga per item bak sampah, mantan Kadiknas Kabupaten Malang ini , mengaku akan mengecek ke Kepala Bidang Pengolahan sampah, terkait selisih anggaran dan peruntukannya.

“Saya akan chek ke Kabid Pengelolahan sampah terkait kebenaran selisih harga pengadaan bak sampah tersebut, peruntukannya untuk apa saja,” tandas Budi Iswoyo.

Terkait keberadaan bak sampah tersebut, Budi mengaku bahwa bak sampah tersebut sebagian telah di distribusikan saat kegiatan Binadesa, bahkan jika ada pengajuan, bak sampah karet tersebut di berikan.
Sayangnya dugaan mark up bak sampah karet ini, saat di konfirmasikan langsung ke Kepala bidang (Kabid) Pengelolahan Sampah Ir.Renung Rubiyartadji yang bersangkutan enggan menjawab. (GT)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button