Home » Daerah » Bangka Belitung » Perwakilan Masyarakat Bangka Utara dengar pendapat umum dengan komisi II DPR RI

Perwakilan Masyarakat Bangka Utara dengar pendapat umum dengan komisi II DPR RI

Pangkalpinang,mitratoday.com – Hari ini Minggu, (17/3/2019) ada sekitar 300 orang perwakilan masyarakat Belinyu, Riau, Silip dan sekitarnya hari ini  berangkat ke ibukota Jakarta, akan mengereduk gedung parlemen Senayan.

Kehadiran  ratusan perwakilan masyarakat Bangka Belitung (Babel) bagian Utara pulau Bangka menghadiri undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Senin besok, (18/3/2019).

” Kalau tidak dibatasi kemungkinan yang akan hadir di Gedung DPR RI ada ribuan masyarakat Belinyu,Riau dan Silip yang akan memenuhi ruangan rapat komisi VII DPR RI, baik itu masyarakat Belinyu yang ada tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, mereka mau hadir di acara RDPU, namun apa daya jumlah yang hadir dibatas dan kita patuhi keinginan sekretaris jenderal DPR RI ” Kata Heru Kailani Ketua Umum Forkoda PP DOB Kabupaten Kepulauan Bangka Utara ketika dihubungi Pewarta HPI Babel, Minggu (18/3/2019).

Lebih lanjut Heru menyampaikan, bahwa ratusan perwakilan warga masyarakat Belinyu, Riau dan Silip itu besok Senin (18/3/2019), di gedung Senayan DPR RI untuk menyampaikan dan memperjuangkan keinginan masyarakat  Bangka Belitung Bagian utara pulau Bangka untuk menjadi Kabupaten Kepulauan Bangka  Utara. Dan keinginan masyarakat kecamatan Belinyu dan sekitarnya  memang sudah lama menginginkan menjadi Kabupaten pemekaran yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

” InsyaALLAH Bapak Erzaldi Rosman Gubernur Bangka Belitung dan anggota DPR Bangka Belitung juga akan hadir di acara rapat dengan pendapat umum dengan Komisi II DPR RI besok, itu artinya perjuangan kami telah didukung oleh pihak legislatif dan eksekutif,” Pungkas Heru.(HPI/Adi)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.