BengkuluDKI JakartaHeadline

Plt Gubernur Buka Bengkulu Confrence International

Bengkulu, Mitratoday.com – Plt Gubernur, Rohidin mersyah menghadiri Bengkulu International conference sekaligus membuka acara tersebut.

Kegiatan Bengkulu international confernce itu digelar dengan mengusung tema Social Policy and Sosial Development local, Regional and international Perspective dan dilangsungkan di ruang rapat Rektorat universitas Bengkulu pada kamis, (16/11/17) pukul 11:00 Waktu Indonesia Barat.

Dalam hal tersebut Plt Gubernur menyampaikan, ilmu sosial (social sains) itu sangat penting.

“kalau dulu waktu SMA anggapan orang bahwa anak sosial itu dianggap kelas rendah, padahal itu tidak”, katanya.

Sekarang ilmu sosial itu sangat berpengaruh terhadap masyarakat, lingkungan dan ilmu sosial itu menjadi payung dari ilmu-ilmu yang lain.

Acara tersebut dihadiri oleh Prof M Rezaul Islam, PhD (Universitas of Dhaka Banglades), Prof Juliet K Bucoy, PhD, RSW (Trinity Universitas of Asia, Quezon city philippines), Prof Mohd Dahlan H A Malek, PhD (universitas sabah malaysia), Prof Wanwandee poonpoksin, MSW (Universitas Chiba Japan), Prof Adi Fahrudin, PhD (universitas Muhamadiyah Jakarta), Rektor Universitas Bengkulu, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNIB, perwakilan universitas yang ada di Bengkulu serta para mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, Muria Herlina selaku ketua panitia menyampaikan bahwa, kita mengadakan kegiatan ini untuk mengembangkan Universitas Bengkulu menjadi Universitas kelas Dunia.

“Kalau dibilang nekad, enggak juga sih karena dengan dana kecil kita bisa mengadakan acara ini, jangan terpaku sama dana”, tegasnya.

Setelah kegiatan ini melakukan penanda tanganan kerja sama dengan Banglades dan India.

“Kita melakukan kerja sama dibidang riset, pendididkan, pengabdian, seminar, workshop, enterpreuner serta pertukaran dosen dan mahasiswa”, tutupnya dengan gembira.

Pewarta : Hendrik

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button