Plt. Gubernur Resmikan Gedung Baru Dekranasda Provinsi Bengkulu 

Bengkulu, mitratoday.com – Sabtu (17/11/18) Pemerintah Provinsi Bengkulu resmikan gedung baru Dekranasda oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang didampingi Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin. Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat yang Indikasi secara Geografis dan meluncurkan Hak Kekayaan Intetelektual (HKI) 64 komoditi unggulandari Direktur dan Indikasi Geografis Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Staf Ahli Bidang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian Imam Haryonomengaku dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan meluncurkan hak kekayaan intetelektual 64 komoditi unggulan daerah.

“Acara ini Saya kira tonggak bersejarah bagi Provinsi Bengkulu, kami yakin produk-produk unggulan bisa lebih dikenal luas oleh pembeli potensialbaik dari dalam negeri bahkan pembeli luar negeri,” terang Imam Haryono.

Pada tahap ini, juga dilakukan Rekor MURI oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu “Minum Sirup Jeruk Kalamansi Peserta Terbanyak” itu 2000 Botol Sirup Jeruk Kalamansi. 

Pada penyampaian Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengungkapkan bahwa produknya memang bagus sesuai dengan selera pasar, selain itu juga harus ada pemasar yaitu karyawan yang Profesional. 

“Jadi jika orang datang ke Bengkulu untuk melakukan Dekranasda dia sudah melihat semua produk Bengkulu dan yang merupakan produk terbaik dari Kabupaten/Kota,” jelas Rohidin Mersyah.

“Tidak kalah penting kemasan packagingnya harus bagus dan juga acara yang ada di lokasi. Baik melalui pentas budaya dari masing-masing daerah atau kreasi menu dari masing-masing ormas perempuan yang ada. Jika musim ini terus berlangsung, pemusik yang disebut lokal, para pelukis lokal disebut, ini bisa jadi pasar seni dan anjungan ini pasti hidup,” jelas Rohidin.  (Dian)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.