DaerahTanjung Jabung Barat

Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shlihat Tempat Digelarnya Haul KH Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab Ke-11

Tanjung Jabung Barat,mitratoday.com – Bertempat di Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shalihat, ribuan jamaah yang datang dari berbagai daerah di Jalan Sri Soedewi, Kuala Tungkal, Jambi menghadiri digelarnya haul ke-11 wafatnya ulama besar KH Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab, Sabtu (15/1/2022.

Selain warga masyarakat, hadir juga sejumlah tokoh baik dari kalangan ulama, politisi, unsur Forkopimda dan pejabat pemerintah lainnya.

Drs Anwar Sadat, M.Ag putra mendiang Syekh Ali yang kini menjabat sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya menceritakan tentang perjuangan Almarhum semasa hidupnya dalam mendirikan pondok pesantren Al Baqiyatush Shalihat yang kini memiliki ribuan santri dan alumni yang tersebar dari berbagai daerah.

“Bukan saja suri tauladan dari ayahanda Syekh Ali, perjuangan yang beliau lakukan adalah bagaimana menegakkan agama Allah di Tanjab Barat dan pemahaman-pemahaman tentang Islam yang tawasul dan kaffah yang disampaikan Almarhum dalam ajarannya.” Ujarnya.

Dikatakannya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat banyak melahirkan ulama-ulama, banyak pondok pesantren dan berbagai majelis pengajian dan warganya yang religius. Menurutnya, Tanjung Jabung Barat adalah satu-satunya kabupaten di Jambi yang mendapat julukan sebagai serambi Mekah nya Provinsi Jambi.

Dalam peringatan haul tersebut, penceramah yang didatangkan dari Malang yakni Al Habib Bagil di hadapan jamaah banyak memberikan tausiyahnya soal karomah dan keberkahan dari para ulama.

Secara keseluruhan jalannya acara peringatan haul Syekh Ali bin Syekh Abdul Wahab berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir acara, hal ini tak lain adalah berkat kerja sama yang baik dari panitia haul dengan segenap pihak.

Pewarta : Armain

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: