logo22019.png

Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Gubernur Atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018

Bengkulu,Mitratoday.com-Rapat Paripurna Dengan Agenda Penyampaian Nota Penjelasan Gubernur Atas Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2018 (Sisa Perhitungan) bertempat di ruangan rapat paripurna DPRD provinsi Bengkulu Rabu (17/7).

IMG-20190717-WA0060-300x225.jpg

Dalam Rapat Paripurna ke 6 masa sidang ke 1 yang di pimpin oleh ketua DPRD provinsi Bengkulu dan di hadiri oleh Edison Simbolon dan 26 anggota dewan.

Dikatakan Gubernur Bengkulu, Dr.H. Rohidin Mersyah bahwa setelah penyampaian nota penjelasan atas pertanggungjawaban APBD tahun 2018 ini, selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembahasan rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu dengan agenda pendapat fraksi.Dimana dari hasilnya nanti akan keluar kesimpulan Silpa yang dihasilkan oleh Provinsi Bengkulu.

IMG-20190717-WA0057-300x225.jpg

“Tentunya hasil tersebut akan menjadi acuan kita untuk anggaran berikutnya,” sampainya.

Sementara itu, untuk upaya pengoptimalan anggaran sendiri, Gubernur mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan beberapa upaya. Diantaranya yakni dengan mengefektifkan beberapa pembelanjaan yang dianggap kurang perlu.

“Jadi kita bukan mengurangi, namun mengefektifkan. Jadi yang dirasa belum perlu ditunda dulu dan akan diakomodir pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Untuk tahun anggaran 2019 ini sendiri, Gubernur menyatakan ada 3 aspek yang saat ini diutamakan. Pertama yakni Alokasi untuk pelaksanaan Pilkada, selanjutnya pembayaran hak kontraktor yang sebelumnya belum terbayarkan oleh Provinsi.

“Kalau 2 itu sudah selesai baru yang ketiga kita akan pikirkan kegiatan yang benar-benar pokok,” pungkasnya.

IMG-20190717-WA0058-300x225.jpg

Untuk diketahui, dari penyampaian Gubernur Bengkulu kemarin disimpulkan bahwa angka penghitungan APBD secara keseluruhan dari segi belanja yakni sebesar Rp 2,9 triliun, sedangkan pendapatan 2,8 triliun dengan defisit 127,7 juta. Dengan penerimaan pembiayaan Rp 351,088 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 10 miliar. Kemudian utuk sisah lebih perhitungan sebesar Rp 213,318 miliar.

(ADV)

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close
Close