jawa Timur

Rendra Minta Paradigma Gugur Kewajiban di Kalangan ASN Ditinggalkan

Kabupaten Malang – Semakin kritisnya masyarakat terhadap pelayanan pemerintah Kabupaten Malang , membuat Bupati Malang DR H Rendra Kresna kembali mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan layanan prima terhadap layanan kepada masyarakat.

Hal ini membutuhkan totalitas dan hati , agar ASN sebagai pelayanan masyarakat dapat memberikan pelayanan maksimal,” tandas Rendra saat membuka ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Bagi ASN di hotel Savana kota Malang selasa (15/5).

Rendra mengingatkan istilah GUGUR KEWAJIBAN , harus segra di tinggalkan , pasalnya jika budaya ini di terus di pertahankan maka mustahil, pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Untuk itu melalui ujian dinas dan penyesuaian ijazah ASN ini, menjadi sarana penting untuk mengembangkan diri dan pengembangan organisasi serta mengembangkan bentuk layanan terhadap masyarakat,” ujar Rendra.

Rendra memaparkan, dulu kenaikan pangkat ASN hanya berdasarkan lamanya pengabdian dan usia , namun saat ini sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) no 11 tahun 2017, setiap kenaikan pangkat dan golongan seorang ASN harus melalui ujian dan penyesuaian ijazah pendidikan ASN itu sendiri.

Ia mengibaratkan saat ini keberadaan 16 ribu di Kabupaten Malang seperti piramida yang terbalik , pasalnya dari jumlah tersebut , sebagian kecil di huni oleh ASN dengan golongan 1d , selebihnya di huni oleh ASN dengan golongan 3A.

“Artinya siapa yang akan jadi bawahan jika semua telah menjadi ASN dengan golongan 3 hingga golongan 4,” kelakar pria asal Madura ini.

Untuk itu ia berharap dengan ujian dinas dan penyesuaian ijazah pendidikan ASN ini dapat di manfaatkan sebaik mungkin, untuk berusaha mengembangkan kemampuan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. (GT)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button