Satgas TMMD Kodim Jember Dorong Pengrajin Kerai Bambu Tembus Pasar Global

Pewarta : Abdus Syukur

Jember,Mitratoday.com-Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0824 Jember mendorong pengrajin kerai bambu untuk melangkah pemasarannya hingga menembus pasar global yang berkelanjutan. Sebab, kerajinan bambu yang pengerjaannya lebih banyak mengandalkan keterampilan tangan itu memiliki potensi ekonomi sangat besar.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke-110 Kodim 0824/Jember Kapten Inf Sugiono mengatakan, hasil karya anyaman bambu yang dikerjakan para pengerajin dari Kecamatan Silo sudah layak mendapatkan perhatian pemerintah. Khususnya untuk pemasaran dan permodalan.

“Industri rumahan kerai bambu berkembang begitu pesat. Rata-rata warga masyarakat Silo bekerja sebagai pengrajin kerai bambu. Jadi, kreatifitas mereka ini harus diberi dukungan, diberi modal dan akses pemasarannya,” katanya, Jum’at (12/3/2021).

Sugiono menambahkan, saat ini alat yang digunakan masyarakat pengrajin kerai bambu di wilayah terpencil itu menggunakan peralatan yang manual. Sehingga perlu diberi dukungan dan perlindungan.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi kerai bambu ini ke pasar yang lebih luas. Mungkin, dengan menggunakan marketing pemerintah pada setiap produk kerai bambu bisa tembus luar negeri,” imbuhnya.

Menyadari bahwa potensi kerai bambu tidak bisa ditentengkan, Kapten Inf Sugiono juga menyinggung tentang strategi pengembangan identitas atau ikon produksi rumah industri dari pasar lokal hingga luar negeri dengan menjadikan masyarakat Silo sebagai pasar utama produk kerai bambu.

Salah satu pengrajin kerai bambu asal Dusun Sumberlanas Barat, Desa Harjomulyo, Sutri (52) mengaku sudah sejak lama menjadi seorang pengrajin kerai, dan hasil kerajinan tangannya tersebut sudah bisa di pasarkan ke luar Jember.

“Kerai bambu kami dipasarkan keluar kota, ke Surabaya, Bali hingga Jakarta,” ungkapnya.

Kerai bambu ini kata Sutri, dirajut sedemikian rupa dengan tali sehingga tersusun rapi dan bisa juga di gulung. Kegunaannya, disamping untuk bisa menahan percikan air hujan atau pun tiupan angin saat turun hujan, juga bisa meminimalisir masuknya cahaya yang masuk ke rumah.

“Bentuknya yang terllihat natural dan memiliki nilai seni, kerai bambu juga terlihat cantik jika dijadikan hiasan outdoor rumah kita. Bahkan bisa juga dipakai untuk dekorasi di dalam rumah. Untuk harganya berkisar antara Rp50 sampai 60 ribu per meternya” tutupnya.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close