DaerahMalangpendidikan

Selesaikan Buku NEGERIKU BERPUISI, Pengarang Butuh Waktu Setahun

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Buku NEGERIKU BERPUISI yang dilaunching oleh Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH diketahui dikarang oleh salah satu pengajar SMP Negeri 1 Karangploso yaitu Erna Eka Zuliati S.Ag.Mpd. (45) pengajar Mapel Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Karangploso.

Kepada Mitratoday.com, wanita kelahiran 1976 ini menuturkan ,untuk menyelesaikan buku NEGERIKU BERPUISI tersebut dirinya dibantu siswa sekolah membutuhkan waktu selama setahun.

Lamanya proses menulis berbagai puisi yang dituangkan ke dalam buku tersebut kata Erna Eka karena dirinya harus membagi waktu antara mengajar dan menulis. Selain itu, lanjut Erna,dirinya perlu mengumpulkan berbagai literasi untuk dijadikan inspirasi menulis puisi tersebut.

“Biasanya ide itu muncul saat kita sedang menampilkan sebuah seni seperti teatrikal dan tari, disitulah kata-kata itu muncul dan kita tuliskan kedalam bait puisi. Dan buku NEGERIKU BERPUISI inilah hasilnya,”ujar Erna Eka Zuliati kamis (28/10/2021).

Sejatinya, ungkap Erna, tidak hanya buku NEGERIKU BERPUISI saja yang sudah berhasil ia karang. Masih banyak buku karya tulis yang berhasil ia selesaikan, diantaranya buku KUKU BERSAYAP, PELANGI, RAHMAT CINTA. Dan kedepan akan diluncurkan sebuah buku berjudul TASBIH CINTA.

Erna juga mengungkapkan, ada saja pendapat sebagian kalangan yang mengatakan dirinya guru agama tapi cakap menulis berbagai karya tulis.

“Karena memang ini mungkin anugerah yang diberikan ke saya untuk mampu menulis sebuah karya tulis,”beber Erna Eka Zuliati.

Apakah akan tetap menulis sebuah buku Karya Tulis, Erna mengaku akan tetap menjalani profesi sebagai guru sambil membuat karya tulis. Apalagi Support dari keluarga besar SMP Negeri 1 Karangploso lanjut Erna menjadi penyemangat bagi dirinya untuk terus berkarya.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: