DaerahLampung

Selingkuh Bikin Rusuh, Yatiman Diganti Sementara

LAMPUNG TENGAH – Sempat diberitakan beberapa waktu lalu tersangkut kasus Asusila, Yatiman Kepala Kampung Sri Agung Kecamatan Padang Ratu Lampung Tengah, diberhentikan sementara.

Kasus asusila yang menyangkut Kepala Kampung ini sendiri sudah ditangani oleh Kepolisian Resort Lampung Tengah dengan demikian akan mengganggu jalannya pemerintahan di Kampung tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh camat padang Ratu,”Yatiman telah diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai Kepala kampung Sri agung,” kata M. Saleh PS. Sos, Rabu (20/12).

Keterangan ini disampaikan M Saleh PS sos MM saat melantik Pejabat Sementara Kepala Kampung Sri Agung I Wayan Yulianta yang mengambil tempat di Balai Kampung setempat.

Pelaksanaan serah terima jabatan ini dipimpin langsung Camat Padang Ratu, M.Saleh PS SOS ,MM. serta dihadiri oleh Tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh perangkat aparatur kampung tersebut.

Menurut Saleh, Pemberhentian dilakukan karena permasalahan asusila yang dilakukan Yatiman ini sedang diproses penegak hukum, selain itu permasalan pribadinya yang menyangkut utang piutang menyebabkan Kepala Kampung ini selalu tidak ada di tempat.

“bilamana nanti saudara Yatiman sudah selesai dengan proses hukumnya maka jabatan ini akan dikembalikan lagi padanya,” ujarnya.

Sementara Pjs kepala kampung Sri Agung di jabat oleh I Nyaman Yulianta, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kampung.

Pengisian jabatan kepala Kampung, lanjut dia, agar program pemerintah daerah maupun pusat khususnya yang berkaitan dengan bantuan dapat dicairkan dan Roda pemerintahan bisa berjalan maksimal.

“Saya berharap pejabat baru di pemerintahan Kampung dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai aturan yang berlaku, dan mengembalikan citra sekaligus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” imbuhnya.(iswan)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button