DaerahHeadlineMalang

Sentuhan Teknologi Semakin Kuat, Pemkab Gandeng ITN Malang

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Sentuhan teknologi akan semakin kuat dikembangkan di Kabupaten Malang usai Pemkab Malang menandatangani Kerjasama dengan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, rabu (6/10/2021).

Penandatanganan itu sendiri dilakukan oleh Bupati Malang HM.Sanusi dengan Rektor ITN Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE di Peringgitan Pendopo Pemkab Malang jalan H Agus Salim Kota Malang.

Sanusi menyebutkan, jika kerjasama yang dilakukan dengan ITN tersebut bukan kali pertama di lakukan, tapi sudah dilakukan sejak lama. Tujuannya adalah untuk membantu penerapan teknologi pembangunan di Kabupaten Malang.

Sektor teknologi ini kan penting sekali, untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Malang. Selain teknologi digitalisasi, ada pengembangan turbin,PLTA Solar Cell, yang akan kita kolaborasikan dengan pihak ITN,”ujar Sanusi.

Sanusi menjelaskan banyak sektor dan potensi di Kabupaten Malang yang bisa dikembangkan nantinya, kendati demikian semuanya tergantung dari teknologi baru yang dimiliki ITN dan survey yang dilakukan di lapangan.

Sementara Rektor ITN Malang Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE menuturkan bahwa potensi Kabupaten Malang dinilai sangat besar. Apalagi Pemerintah Kabupaten Malang sendiri, kata Prof Abraham dinilai sangat serius untuk terus berbenah dan memajukan pembangunan di Kabupaten Malang.

Potensinya sangat luar biasa kemudian tekad pemerintah untuk memajukan Kabupaten Malang ini sangat besar ya dengan memaksimalkan potensi yang ada. Nah dari sini kita akan kembangkan teknologi digitalisasi dengan membangun teknologi Mikrohydro, PLTS dan transformasi teknologi lainnya,”kata Abraham Lomi.

Pembangunan di Kabupaten Malang sendiri lanjut Abraham sudah semakin maju dilihat dari berbagai inovasi yang dilakukan. Karena dinilai brandnya sangat kuat, maka ,imbuh Abraham, perlu didukung agar semakin kuat.

Salah satu contohnya seperti di TPA Talangagung. Dari hasil inovasi yang dikembangkan, inovasi pengolahan sampah menjadi energi gas metan pengganti LPG, mampu menghabiskan Kabupaten Malang menjadi yang terbaik.

“Ada 300 KK yang ikut merasakan manfaat dari gas metan, ini yang perlu terus dikembangkan. Di desa kita akan menyiapkan teknologi untuk dikembangkan di desa. Harapannya lewat teknologi yang tersedia, setiap desa akan mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan desanya,” pungkas Prof Abraham Lomi.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: