DaerahHeadlineKesehatanMalang

Sosialisasi Door To Door, Vaksinasi Desa Ini Capai 77,71 Persen

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Sosialisasi vaksinasi masyarakat terus dilakukan Pemerintah desa Mojosari Kecamatan Kepanjen. Alhasil dari sekitar 2.600 warga di tiga dusun desa Mojosari tersebut, sekitar 77,71 persen sudah tervaksin.

Hal ini diterangkan Kepala Desa Mojosari, Abdul Ghofur saat ditemui Mitratoday.com disela-sela memantau pelakasanaan vaksinasi dibalai desa Mojosari kamis (7/10/2021).

Ghofur mengatakan pihaknya dibantu RT dan Kepala Dusun sejauh ini terus melakukan sosialisasi vaksinasi kepada warga. Tidak hanya lewat selebaran atau pengumuman, tapi sosialisasi tersebut dilakukan secara door to door.

“Kan ini (Vaksinasi) program Pemerintah, wajib kita sukseskan. Makanya sejak Pemerintah mengeluarkan kebijakan serbuan vaksinasi, dengan target 70 persen sasaran warga, kita sedari awal sudah lakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi ini,”ujar Abdul Ghofur kamis (7/10/2021).

Makanya, lanjut Abdul Ghofur tidak berlebihan jika tingkat kepersertaan vaksinasi warga desa Mojorejo sangat tinggi.

Saking antusias nya, tegas Abdul Ghofur,tidak sedikit kaum lansia sampai harus menaiki becak hanya untuk mengikuti kegiatan vaksinasi desa Mojosari. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sejauh ini memahami bahwa Vaksinasi tersebut dinilai sangat penting agar terhindar dari virus Covid-19.

Alhasil, berkat sosialisasi dan antusiasme masyarakat desa untuk mengikuti vaksinasi, dari data terbaru, capaian target sasaran vaksinasi desa Mojosari sudah mencapai 77,71 persen untuk dosis pertama.

Meski sudah 77,71 persen, Ghofur mengaku pihaknya belum puas atas capaian target sasaran vaksinasi tersebut. Untuk itu pihaknya tetap akan terus bersosialisasi,harapannya target sasaran vaksin di Mojosari bisa mencapai 100 persen.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: