DaerahHeadlineMalang

Strategi Percepatan Vaksin, Muspika Kepanjen Kolaborasi Dengan Dispendukcapil

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Berbagai strategi percepatan target sasaran vaksin terus dilakukan, salah satunya seperti yang dilakukan Kecamatan Kepanjen dengan menggandeng Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang.

Bentuk kolaborasinya adalah dengan melakukan validasi data penduduk Kepanjen untuk dipilah kedalam beberapa kategori.

Camat Kepanjen Eko Margianto menilai, pendataan tersebut sangat penting untuk memastikan data jumlah penduduk Kepanjen. Dari data yang didapat, kata Eko, ada sekitar 91.769 jiwa penduduk.

Dari jumlah itu kita pilah-pilah kedalam beberapa kategori, diantaranya jumlah warga meninggal tercatat berjumlah 2.699 orang, penduduk yang pindah sejumlah 2.928, yang tidak berdomisili di Kepanjen ada sekitar 3.437 jiwa dan yang sakit ada sekitar 3.124 jiwa,”beber Eko Margianto saat dihubungi, jumat (8/10/2021).

Sisanya, lanjut mantan Camat Dau tersebut, tercatat sejumlah 79.464 jiwa yang menjadi target sasaran vaksinasi Covid-19. Dengan dipilah tersebut lanjut Eko ,akan memudahkan pencapaian target vaksinasi. Salah satu contoh bagi warga yang tercatat sedang sakit maka pihaknya akan melakukan vaksinasi door to door dengan mendatangi rumah warga tersebut.

Eko mengaku bersyukur, hingga saat ini target capaian sasaran vaksin di Kepanjen sudah mencapai 78,98 persen untuk dosis kesatu.

Sedangkan capaian target dosis kedua ,imbuh Eko Margianto masih sekitar 21.965 jiwa. Artinya masih ada sekitar 16.600 yang harus di sasar.

Rendahnya capaian target vaksinasi dosis kedua tersebut ,ujar Eko lantaran masih ada nya warga yang takut suntik dan enggan mengikuti vaksinasi.

Kendati demikian, Eko menjelaskan jika edukasi dan sosialisasi terus dilakukan hingga sekarang. Terlebih jatah dosis vaksin Kecamatan Kepanjen cukup tercukupi.

“Kita tetap edukasi bahkan kita ajak tokoh masyarakat untuk ikut bersosialisasi,”pungkas Eko Margianto.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: