DaerahHeadlinejawa Timur

Tahun 2019 , 272 Desa di Kabupaten Malang bakal gelar Pilkades

Malang,mitratoday.com– Rangkaian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak bakal di gelar kembali pada tahun 2019 mendatang. Jika di tahun 2018, ada 41 desa yang menggelar Pilkades , maka di tahun 2019 mendatang , Pilkades bakal di selenggarakan dengan skala lebih besar. Tak tanggung-tanggung ada sekitar 272 desa bakal menggelar Pilkades serentak. Hal ini sesuai data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD). Sesuai data yang di dapat 272 desa bakal menyelanggarakan Pilkades serentak, jumlah tersebut , dengan rincian ada 219 Kades yang mengakhiri masa jabatannya medio Januari – Mei 2019 , sedangkan 53 Kades akan purnatugas pada medio Juni – Desember 2019. “Kebetulan momentumnya bersamaan dengan tahun demokrasi yakni Pemilihan Legislatif , Pemilihan Presiden, maka Pilkades bakal di gelar usai hajatan demokrasi nasional tersebut,”ujar Wakil Bupati Malang HM. Sanusi. Sebenarnya menurut Kepala DPMD Suwadji , jika mengacu pada regulasi yang di keluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Daerah (Pemda) tidak di perbolehkan menyelenggarakan Pilkades bersamaan dengan Pileg dan Pilpres. Kebijakan Kemendagri ini di keluarkan karena adanya kekhawatiran intervensi dari beberapa pihak. Namun karena pertimbangan banyaknya Pejabat Sementara (Pjs) yang di tarik Pemerintah Kabupaten Malang seiring krisis ASN, maka Pilkades dapat di selenggarakan tahun depan.
“Kemendagri memberikan ijin , tapi tetap harus di selenggarakan usai Pileg dan Pilpres di selenggarakan,”kata mantan Kabag Humas ini senin (31/12)
Ia memperkirakan Pilkades di Kabupaten Malang tahun 2019 ini dapat diselenggarakan antara bulan oktober atau November 2019 mendatang. “Anggaran yang kita butuhkan untuk Pilkades 2019 mendatang sekitar Rp 18,2 miliar dengaan rincian setiap desa akan menerima sekitar Rp 67 juta untuk kebutuhan Pilkades tersebut,”pungkas Suwadji.(GT)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button