DaerahMalang

Tahun 2022 Target Pajak Daerah Naik Rp 414 Miliar

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com – Pemkab Malang mematok target tinggi terhadap perolehan pajak daerah ditahun 2022 mendatang. Kepala Badan Pendapatan Daerah, Dr Made Arya Wedhantara SH.Msi menyebutkan perolehan pajak daerah Kabupaten Malang ditarget tercapai hingga Rp.414 miliar, sementara ditahun 2021 target Rp 312 miliar dari sektor pajak daerah terang Made sudah berhasil dicapai.

“Meski target yang dipatok meningkat tajam, kita optimis jika target tersebut bisa terealisasi.” Ka.ta Made.

Apakah target tersebut dinilai berat, Made menjelaskan jika beban sebuah pekerjaan tersebut pasti ada, namun berkat kerja bersama beban tersebut bisa terlampaui dengan baik.

“Dengan kekuatan yang kita miliki, kita optimis bisa terealisasi, lewat berbagai terobosan dan inovasi yang kita lakukan,” ulas Made Arya Wedhantara sabtu malam (18/12/2021).

Salah satu terobosan yang dilakukan tersebut adalah dengan melakukan beberapa penyesuaian terkait objek pajak.

Made mengungkapkan, contoh penyesuaian objek pajak tersebut seperti yang selama ini terjadi di kalangan Wajib Pajak. Menurutnya masih ada Wajib Pajak yang memiliki objek pajak yang sangat luas namun dalam setahun hanya membayar pajak dengan tarif lama.

“Masih ada WP yang punya tanah hingga hektar an tapi setahun hanya bayar pajak Rp 10 ribu, la ini kan gak pantas, makanya di tahun 2022 Akan kita sesuaikan dari pajak bumi atau pajak bangunan nya. Caranya lewat sosialisasi langsung ke masyarakat. Ya minimal Rp 100 ribu kan pantas,” tandas Made Arya Wedhantara.

Disinggung soal pendapat Bupati Malang bahwa Di Perubahan Anggaran Keuangan Kabupaten Malang tahun 2022 Bapenda ditarget mampu meraup Pendapatan hingga Rp 2 triliun, Made mengaku akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diketahui Sekdakab Malang, untuk melakukan evaluasi dan analisa soal target tersebut.

“Prinsipnya kita realistis ya, tergantung dengan perkembangan yang ada. Karena kita tidak bisa memprediksi ke depan situasi di Kabupaten Malang seperti apa kan belum tahu,” pungkas Made Arya Wedhantara.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: