DaerahHeadlineMalang

Tahun Depan Tiap Desa Bakal Digelontor paket Aspal

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Mulai tahun 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Malang bakal menggelontorkan paket perbaikan jalan di tiap desa yang disebut Bupati Malang HM Sanusi dengan “Paket Aspal”.

Nanti setiap desa masing-masing akan mendapatkan satu paket Aspal,” sebut Sanusi usai mengikuti rapat Paripurna rabu lalu (24/11/2021).

Menurut Sanusi paket aspal per desa tersebut diberikan sebagai bentuk amal bhakti pemerintah kepada masyarakat.

Selama ini dirinya masih sering mendengarkan berbagai keluhan terkait banyak jalan desa yang rusak. Makanya dengan paket aspal per desa tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

Kebijakan Pemerintah tersebut mendapat sambutan dikalangan Kepala Desa di Kabupaten Malang, salah satunya Buang (56) Kades Sitirejo Kecamatan Wagir.

Kepada Mitratoday.com Buang mengatakan, pihaknya menyambut gembira kabar tersebut. Jika terwujud, maka program satu desa satu aspal tersebut akan mampu meningkatkan kualitas pembangunan di pedesaan.

“Ya jika memang terwujud ini kabar baik bagi kita semua warga desa, karena cita-cita menuju Malang Makmur ini dapat terwujud. Masyarakat kami pikir cukup senang saat nantinya akan melewati jalan-jalan yang mulus tanpa lobang setelah jalan di desa sudah di aspal dengan bagus,” kata Buang sabtu (27/11/2021).

Buang mencontohkan seperti di Buwek desa Sitirejo, jalan tersebut kata Buang adalah salah akses jalan utama penghubung desa. Sudah sejak beberapa tahun lalu jalan tersebut rusak parah tapi belum ada sinyal dari pemerintah untuk diperbaiki.

Jika jadi terealisasi, Buang mengaku akan memprioritaskan jalan tersebut. Apalagi Sitirejo adalah salah satu desa penyangga kota, kebutuhan akses jalan yang bagus menjadi sebuah kewajiban bagi desa Sitirejo.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: