Target Bedah 1000 RTLH , Sediakan Anggaran Rp 5 Miliar

Malang,mitratoday.com-Pemkab Malang terus berusaha memenuhi target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), salah satunya program pengentasan kemiskinan.

Hal ini pula yang dilakukan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Ciptakarya (DPKPCK), melalui program bedah rumah tak layak huni(RTLH).

Kepala Dinas DPKPCK DR.Ir.Wahyu Hidayat.MM menyebut ditahun 2019 ini pihaknya menargetkan mampu merampungkan 1000 RTLH. “Kita anggarkan Rp 5 miliar untuk 1000 bedah RTLH,”ujar Wahyu Hidayat ditemui disela-sela mendampingi Plt Bupati Malang meninjau hasil bedah rumah DPKPCK di wilayah kecamatan Sumberpucung selasa (24/9/2019)

Wahyu menambahkan , hingga bulan September ini pihaknya telah berhasil merampungkan sekitar 350 unit RTLH di berbagai wilayah di Kabupaten Malang.

Tentang desain rumah yang dibedah , lanjut Dosen Planologi ITN Malang ini menjelaskan disesuaikan dengan kawasan desa tersebut. Artinya jika RTLH yang dibedah tersebut berada di desa yang punya destinasi wisata seperti pantai maka pihaknya akan membangun RTLH tersebut menggunakan desain seperti layaknya homestay (rumah inap)
Ia mencontohkan, seperti di dusun Balearjo desa Purwodadi Tirtoyudo, yang letaknya dekat dengan pantai Wediawu. “Kita bangun layaknya homestay dilengkapi fasilitas air bersih dan Jamban, harapannya dengan desain seperti homestay tersebut diharapkan ekonomi masyarakatnya meningkat karena seiring semakin dikenalnya wisata pantai wediawu maka wisatawan yang berkunjung akan cenderung menyewa dan menginap di homestay yang dimiliki msyarakat,”tutur Wahyu Hidayat.

Sedangkan desain RTLH di desa yang minim potensi wisata , Mantan Kadis PU Sumber Daya Air ini menerangkan jika desain yang digunakan yaitu standart rumah layak huni yang mengedepankan konsep hunian sehat. Seperti rumah bu Sunarti warga dusun Ngrancah desa Senggreng ini kita konsep seperti itu.

Terkait dengan berbagai macam desain bedah RTLH , Wahyu menjelaskan , selain bagian dari program pengentasan kemiskinan yang dilakukan DPKPCK , pihaknya juga ikut berpartisipasi terhadap program peningkatan pariwisata di Kabupaten Malang. Makanya desain yang kita bawa yaitu seperti layaknya homestay sehingga dengan desain rumah seperti homestay , akan membawa dua dampak yaitu wisatawan mengerti adanya homestay , dan mau menginap untuk menikmati destinasi wisata yang dikunjungi lebih lama , sedangkan dari sisi masyarakat , dampaknya mengarah ke peningkatan perekonomian masyarakat karena mereka dapat penghasilan dari menyewakan homestay yang dimiliki,”tandas Wahyu Hidayat.

Senada dengan Bupati Malang HM.Sanusi , Wahyu berharap melalui program bedah rumah yang dimotori DPKPCK ini , akan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Artinya jika ekonomi masyarakat meningkat , maka kesejahteraan masyarakat dapat terealisasi.

(GT)

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close