DaerahMuara Enim

Terduga Koruptor Berlomba Calon Pilkada, K MAKI : Kejar Fasilitas Jeda Hukum

Muara Enim,mitratoday.com – Adanya aturan yang memberikan kesempatan kepada calon koruptor mencalonkan diri menjadi Kepala Daerah dan diberi fasilitas jeda hukum meruntuhkan supremasi hukum NKRI.

“Hanya di negeri Berketuhanan yang Maha Esa NKRI ada jeda hukum karena Pemilu untuk para koruptor,” kata Deputy K MAKI tertawa lebar.

“Negara sekuler apalagi negara komunis tiada waktu untuk para koruptor menikmati jeda hukum dan mendapat pasilitas kebal hukum,” lanjut Feri deputy K MAKI.

“Memang godaan para koruptor ke APH sangat menggoda dengan penawaran 1000 kali gaji selaku APH,” ulas Deputy K MAKI itu.

“Gaji APH hanya cukup untuk kridit mobil minimalis dan belanja seminimal mungkin membuat segelintir penegak hukum pejamkan mata,” ucap Feri kurniawan.

“Apalagi para calon Pilkada siap bayar mahal hingga lebih dari cukup sampai ke anak cucu membuat keder APH pelanggar kodrat,” tutur Deputy K MAKI itu.

“Celakanya kalau oknum APH pelanggar kodrat dengan jabatan tinggi maka selesai sudah perkara masuk kotak sampah,” tegas Feri kurniawan.

“Inilah negeri dengan sumpah atas nama Tuhan Yang Maha Esa namun Allah hanya ada di masjid dan di waktu sholat diluar itu Allah di ucapkan untuk bersumpah palsu,” tutup Feri Kurniawan.

Pewarta : Nazarudin Siregar

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button