DaerahHeadlinejawa Timur

Teringat Sejarah 1997, Sopir Angkot Menangis saat Hormat Bendera

Pewarta : Abdus Syukur

Jember,Mitratoday.com-Peristiwa tak terduga terjadi saat pengibaran bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-75 RI di terminal Pakusari, Senin (17/8/2020). Saat petugas menaikkan bendera, tiba-tiba sejumlah peserta upacara menangis.

Mereka diantaranya Abdu Syukur dan Yonas S. Keduanya terharu meneteskan air mata. Namun demikian hal itu tidak mengurangi kekhidmatan dan tidak membuat mereka bergeming juga.

Setelah selesai Abdu Syukur (41), sopir lin kuning B jurusan Arjasa-Tawang Alun bercerita bahwa dia menangis karena teringat masa lalunya ketika masih SMA. “Saya terakhir menjadi peserta upacara itu SMA 1997,” ujarnya.

Saat itu kata Syukur, dia masih umur 18an. Dia ingat itu pengibaran bendera Merah Putih atau Sang Dwiwarna terakhir yang diikutinya. Oleh karenanya Syukur selalu menghargai arti kemerdekaan. Dan, dia selalu melakukan penghormatan setiap ada upacara Bendera Merah Putih.

“Ini yang pertama kali dalam hidup saya mengikuti upacara setelah SMA itu. Perasaan saling bercampur antara rasa senang, sedih dan terharu mengingat perjuangan para pahlawan. Saya bersyukur kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Syukur menambahkan, terdapat perbedaan penyelenggaraan upacara tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan upacara HUT RI ke-75 dilaksanakan di tengah pandemi virus Covid-19.

“Ini sekarang suasananya lain, berbeda dengan upacara bendera setiap Senin biasanya. Ini ditengah pandemi corona. Harapannya, kita angkutan umum mendedikasikan diri untuk perjuangan,” pungkasnya.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button