Daerahmusibahriau

Tertimbun Tanah Galian C, Seorang Penambangan Pasir Tewas

Dumai, mitratoday.com – Asik menggali pasir di Daerah Sri Pulau, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, seorang penambang pasir tewas usai tanah galian c yang berada diatasnya secara tiba-tiba longsor, Kamis (12/07/2018).

Korban Rahim (27) merupakan warga Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan. Kejadian berawal saat korban sedang melalukan penambangan pasir dilokasi galian c seorang diri, naas saat Ia sedang berada dibawah secara tiba-tiba tanah yang berada tepat diatasnya longsor dan menimbun korban hingga tewas.

Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh rekanya yang kebetulan sedang melintas dan curiga melihat mesin pompa yang digunakan untuk menambang pasir milik korban dalam kondisi hidup namun tidak mengeluarkan air maupun pasir. Saksi yang penasaran lantas mendekat ke tambang tersebut dan ia terkejut saat melihat kebawah dan mendapati rekannya tewas tertimbun dalam posisi tertelungkup Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun disayangkan pihak korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian. Kepolisian Sektor Dumai Timur yang mengatahui hal tersebut dibantu tim Identifikasi Polres Dumai melakukan olah tempat kejadian perkara, Jumat (13/07/2017).

Dimana korban telah dikebumikan pihak kelurarga pada kamis kemarin di tempat pemakaman umum yang berada di Kelurahan Bumi Ayu.

Kapolres Dumai AKBP Restika Paedamean Nainggolan saat melalui Kapolsek Dumai Timur Kompol Zamzami membenarkan adanya korban tewas akibat tertimbun tanah galian c tersebut.

“Korban tewas setelah tidak dapat menyelamatkan diri dan tertimbun tanah yang mendadak longsor saat ia sedang berada dibawah,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menjelaskan, selain melakukan olah TKP, personil juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi yang mengetahui kejadian longsor yang menewaskan seorang penambang pasir tersebut. (Murdiansyah. J)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button