ArtikelHeadlineMedanSumatera Utara

Tidak Mampu Bayar Biaya Persalinan “Rumah Sakit Ancam Pasien Dilaporkan KePolisi

Medan,Mitratoday.com- Baru lahir dan Ibunya bernama Dahlia Juliana br Lumbangaol diduga tertahan di Rumah Sakit selama sepuluh hari,karena tak mampu bayar biaya operasi persalinan di Rumah Sakit untuk anak kedua.

Total biaya sebelas juta yang sudah sudah di bayar tiga juta limaratus ribu rupiah.

Suami pontang panting cari uang tambahan pinjam sama keluarga tak ada juga yang bisa meringankan derita Dahlia.

Tim Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera mencoba mediasi,apa kebijakan Rumah Sakit agar baby dan Ibunya bisa pulang dengan baik dan jangan ada tekanan serta intimidasi buat ibu yang baru saja melahirkan operasi seperti ini,karena berdampak buat Kejiwaan Ibu ini.

Keluarga ini mengadu ke Tim Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera,karena ketakutan akan di bawa ke ranah pihak berwajib soalnya setiap pihak rumah sakit menagih jika tak di bayar segera masalah ini akan di bawa ke pihak berwajib,sontak membuat ketakutan dan gemetaran,

Dahliana Juliana br Lumbangaol pun tak memiliki BPJS,bersebab kesulitan sudah bolak balik mengurus Kartu Keluarga dari Desa Marbun tonga,Kecamatan Baktiraja,Kabupaten Humbang Hasundutan,namun sulit bersebab selain tak nampak lagi Kartu Keluarga Almarhum kedua orangtua Dahlia Juliana br Lumbangaol, pihak Desapun diduga tak memberi Solusi agar punya Kartu Keluarga.

Dahlia Juliana Lumbangaol warga Desa Kelambir V Kebun,Kecamatan Hamparan Perak,Kabupaten Deliserdang ini, sebagai buruh tukang kopek bawang dan suami tukang botot sampah tak berdaya lagi,mereka pasrah tak ada sikap kebijakan dari Rumah Sakit sampai pada waktu yang tidak di tentukan

Pada ahir cuitan setatusnya, Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera juga mengajak warga net yang ingin membantu silahkan transper ke BRI 530301032970537 BRI an Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera

“Dikutif dari laman Facebook Yayasan Peduli Pemulung Sejahtera”

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button