Tingkatkan Populasi Sapi, Pemprov Jatim Berikan Bantuan Semen Beku Proven Bull

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Pemprov Jatim melalui Dinas Peternakan memberikan bantuan 33.500 dosis semen beku jenis proven bull kepada tujuh KUD di Kabupaten Malang yang dipusatkan di Koperasi SAE Pujon rabu siang (31/3/2021).

Bantuan semen beku jenis proven bull tersebut, kata Kepala UPT Inseminasi Buatan (IB) Dinas Peternakan Provinsi Jatim Dr.drh. Iswahyudi.MP tersebut diberikan untuk meningkatkan populasi produksi susu sapi di Kabupaten Malang khususnya produksi susu sapi bisa meningkat menjadi sekitar 20 hingga 25 liter perhari. Ia menyebut ada tiga derajat (jenis) semen beku, diantaranya semen beku biasa, semen beku proven bull dan semen beku jenis elite bull.

“Ini bagian upaya percepatan program Inseminasi Buatan Sejuta Lebih Anak Sapi (Intan Selaksa) atau lebih dikenal sebagai program Si Komandan (Sapi Kerbau Komuditas Andalan Negeri),”ujar Iswahyudi.

Di tahun 2021 ini, lanjut Iswahyudi, Pemprov Jatim memiliki stok semen beku jenis proven bull sebanyak 112 ribu dosis, Malang Raya sendiri, lanjut Iswahyudi mendapatkan jatah bantuan sebanyak 34.500 dosis semen beku proven bull dengan rincian Kota Batu dijatah 1000 dosis, dan Kabupaten Malang dijatah 33.500 dosis semen beku proven bull.

“Dibagikan ke tujuh KUD diantaranya KOP SAE Pujon, Ngantang, Kasembon, Bantur, dan Kemitraan pabrik susu Greenfield Ngajum, dan Bantuan Provinsi (Banprov) ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang. Jika Koperasi atau Peternak masih membutuhkan, bisa meminta ke Pemkab Malang, jika masih kekurangan lagi, nanti bisa minta ke Pemprov Jatim,”beber Iswahyudi.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Ir.Moch.Gunawan Saleh.MM menjelaskan, bantuan semen beku proven bull yang diberikan tersebut tidak gratis, artinya masyarakat peternak maupun KUD penerima bantuan semen beku tersebut harus membayarnya, tidak dengan uang tapi dengan cara melaporkan setiap saat perkembangan ternak sapinya, mulai Inseminasi Buatan (IB) PKB Sapi Bunting, melalui aplikasi online ISIKNAS .

“Lewat sistem ISIKNAS tersebut, kita bisa mengetahui detail jumlah populasi sapi perah setiap harinya dan update, ini harus dilakukan agar kita tahu sejauh mana perkembangan ternak sapi perah termasuk jumlah sapi perah hasil inseminasi buatan dengan menggunakan semen beku proven bull. Kita bisa tahu tingkat keberhasilannya. Jika tidak dilaporkan, bisa saja nanti bantuan semen beku tersebut kita alihkan,”tandas Gunawan Saleh.

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close
Close