Home » Daerah » Untuk Berkembang, Pantai Modangan Masih Butuh Dukungan Infrastruktur

Untuk Berkembang, Pantai Modangan Masih Butuh Dukungan Infrastruktur

Malang,mitratoday.com-Sudah dua tahun destinasi Paralayang Pantai Modangan donomulyo di Branding begitu kuat oleh Pemkab Malang, bahkan dua tahun itu pula destinasi pantai paling ujung Kabupaten Malang tersebut menjadi ajang event berskala nasional lewat Malang Beach Festival (MBF).

Namun demikian akses pendukung destinasi pantai Modangan tersebut masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemangku kepentingan didalamnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Made Arya Wedhantara mengungkapkan ada beberapa kendala untuk mengembangkan destinasi Pantai Modangan tersebut,diantaranya akses jalan dan ketersediaan sarana air. “Kita masih terkendala akses jalan,karena untuk menjadi ajang event paralayang nasional, minimal jalan menuju venue harus hotmix , ditambah ketersediaan sarana air yang sulit juga menjadi PR tersendiri bagi Pemkab Malang,”kata Made Arya Wedhantara minggu (18/8) kemarin.

elain itu , Made juga mengingatkan berkembangnya destinasi pantai Modangan ini tergantung dari kreativitas Kades dengan Pokdarwisnya . Tergantung seberapa besar kreativitas yang dimiliki pokdarwis , apalagi sudah ada Dana Desa(DD)dan Alokasi Dana Desa(ADD) bahkan dana Coorporate Social Responsibility(CSR), ini harus dipergunakan secara masif dan tepat sasaran , salah satunya mengembangkan destinasi wisata yang ada,”beber Made.

Disinggung tentang dukungan Disparbud terhadap promosi Pantai Modangan, Made menyebut pihaknya terus memromosikan pariwisata di Kabupaten Malang, bukan hanya di Pantai Modangan , namun seluruh destinasi unggulan di Kabupaten Malang.

“Salah satu buktinya , pantai modangan telah masuk kalender tahunan lewat event Malang Beach Festival (MBF) yang setiap tahun di launching oleh menteri Pariwisata di Jakarta,”papar mantan Kadispora ini.
Meski begitu , Made juga terus menekankan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), apalagi Kemenpar sudah mengeluarkan kebijakan terkait penguatan SDM tersebut.

“Dari kebijakan Kemenpar tersebut , kita sudah bentuk sosialisasi Pokdarwis, yakni dengan memberikan pembekalan dan pembinaaan serta sosialisasi kepada 108 pokdarwis di Kabupaten Malang,dari sini kita terus evaluasi dan memberikan penilaian terhadap keseriusan Pokdarwis tersebut, jika tidak serius untuk mngembangkan , ya kita tinggal,namun jika pokdarwis ini sangat respon dan mau berbenah hingga membawa perubahan terhadap hasil pembinaan tersebut , Pemkab juga terus memberikan pembinaan, pendampingan dan berbagai bantuan hingga promosi wisata,”tandas Made Arya Wedhantara.

Made menambahkan , pihaknya bakal memberikan semacam reward kepada beberapa desa yang dinilia konsern terhadap pengembangan wisata, mulai dari masyarakatnya, pokdarwis, hingga potensi wisatanya. Dari reward yang akan kita berikan di tahun 2019 ini, nantinya ditahun 2020 kita akan lebih fokus untuk membantu desa-desa tersebut untuk mengembangkan wisata desanya meliputi berbagai aspek

(GT)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.