AdvertorialBlitarDaerahHeadline

Walikota Blitar Buka Sosialisasi Cukai Sekaligus Bagikan Sembako Kepada PKL dan Pedagang Asongan

Pewarta : Novian

Kota Blitar,mitratoday.com-Walikota Blitar, Santoso membuka Sosialisasi terkait Cukai di Kantor Kelurahan Kepanjen lor, yang di gelar selama 2 hari. Mulai dari tanggal 22 hingga 23 November 2021.

Dalam acara Sosialisasi di hadirkan Dinas Perdagangan dan Industri Kota Blitar juga Kantor Bea Cukai sebagai Nara sumber, serta pesertanya dari Pedagang Kaki lima dan Pedagang Asongan di Kota Blitar.

Acara yang diadakan oleh Satpol PP Kota Blitar dengan Agenda Sosialisasi UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Bea Cukai dan Peraturan tentang Pelaksanaannya.

“Sosialisasi ini terselenggara dengan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, maka melalui Sosialisasi ini Kita berharap masyarakat mengetahui peredaran rokok ilegal melanggar aturan serta mengurangi pendapatan pajak negara. Jika pajak berkurang berdampak pada Kas Negara, sedangkan Kas Negara digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti untuk Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Sosial masyarakat,” ungkap Santoso.

Walikota berharap masyarakat Paham akan sosialisasi terkait Cukai tentang peraturan pelaksanaannya. Agar masyarakat dapat membantu pemerintah dalam upaya pencegahan peredaran rokok ilegal.

“Sosialisasi ini juga bagian dari upaya pemerintah untuk mencegah peredaran rokok tanpa cukai atau rokok ilegal,” ujar Walikota, Senin (22/11/2021).

Di tempat yang sama, Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar Yudha Budiono mengatakan bahwa selain Sosialisasi, pihaknya juga membagikan bantuan berupa sembako kepada para pedagang PKL dan Pedagang asongan yang mengikuti sosialisasi.

“Bantuan sembako untuk para pedagang asongan dan PKL, karena mereka juga terdampak Pandemi Covid-19. Ini untuk meringankan beban ekonomi pedagang, bantuan ini bersumber dari anggaran DBHCHT,” kata Yudha Budiono.(Adv-Kmf).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: