Walikota Meresmikan Program KOTAKU Di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar

Pewarta : Novian

Blitar,Mitratoday.com-Walikota Bkitar,Santoso meresmikan Program KOTAKU, Senin (31/08/2020) di Kecamatan Sananwetan Kelurahan Sananwetan Kota Blitar.

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah salah satu program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Program ini juga satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya sebagai leading sektornya.

Walikota Blitar,Santoso dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program tersebut adalah upaya Pemerintah dalam mempercepat penanganan pemukiman kumuh di Indonesia, dalam upaya mendukung pembangunan daerah.

“Oleh karena itu di butuhkan peran Pemerintah Daerah dan partisipasi masyarakat. Nantinya di setiap Kelurahan akan di dampingi oleh Team Pendamping dari Kementrian Cipta Karya demi suksesnya Program Kotaku.”Kata Walikota.

“Dengan adanya Program KOTAKU ini lingkungan menjadi bersih,jalan-jalan sudah tertata rapi. Dan dengan adanya trotoar serta Bunga Hias di kanan-kirinya, juga keramahan warganya.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi yang luar biasa kepada Team yang telah bekerja keras demi terwujudnya Sananwetan bagian dari KOTAKU,”ujar Santoso.

Perlu diketahui Arah dari kebijakan pembangunan Dirjen Cipta Karya adalah membangun sistem, memfasilitasi Pemerintah Daerah juga memfasilitasi Komunitas (Berbasis Komunitas).

Program dari KOTAKU adalah menangani daerah kumuh dengan membangun platform kolaborasi antara Peningkatan Pemerintah Daerah dan partisipasi masyarakat.

Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, inilah membuat Program KOTAKU guna untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.(Adv-Humas).

Bagikan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close