Debat Paslon Wako-Wawako Prabumulih Berlangsung Alot

Berlangsung digedung Hall Rumah Makan Siang Malam Kota Prabumulih, debat publik pertama pasangan calon (paslon) Walikota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, MM dan Wakil Walikota Prabumulih, H. Andriansyah Fikri, SH mendapat kritik dan pertanyaan dari sejumlah panelis terkait program yang telah berjalan maupun visi misi kedepan dari paslon maju dipilkada 27 Juni mendatang.

Dalam debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Prabumulih, kamis, (12/4).

beberapa pertanyaan yang disampaikan diantaranya oleh Panelis Bidang Sosiologi, Agama, Etnisitas dan Pendidikan, Prof. Abdullah IDI, Panelis Bidang Ilmu Ekonomi Manajemen, Dr. Markoni Badri, SE.MBA, Panelis Bidang Administrasi Publik, Dr. Andries Lionardo, S.Ip.M.Si dan Panelis Bidang Ekonomi Riset, Drs. Bambang Bemby S MA.Phd, terkait mekanisme paslon meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat yang hanya berpenduduk kurang dari 2 ribu jiwa serta pembangunan yang sudah maupun yang akan dilaksanakan oleh paslon.

Ridho-Fikri pasangan tunggal dalam pilkada serentak 2018 di Kota Prabumulih dalam debat tersebut mengungkapkan,

“berbagai pencapain di era kepemimpinan beliau diantarnya, gas buang menjadi gas rumah tangga, bedah rumah dari infaq pegawai serta membuka lapangan kerja dengan memberikan pelatihan dan fasilitas dagang. Masih banyak program yang belum terlaksana, “ungkap Ridho.

namun dengan terpilihnya kembali memimpin Kota Prabumulih, paslon tunggal ini mengatakan akan meningkatkan program-program yang ada menjadi lebih baik lagi.

Ketua KPUD Kota Prabumulih, M Takhyul, S.Ip mengatakan, debat ini merupakan salah satu tahapan dalam pemilihan kepala daerah Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih. Diharapkan kepada paslon untuk menyampaikan visi dan misi dengan sebaik-baiknya, “ungkap Takhyul”.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Sekretaris KPU, Dinerson, SH.MH, Komisioner, Sirajuddin, SH, Wawan Irawan, ST, Titi Melinda, SE, Era Hustri, Amd. (ZULKARNAIN)

Bagikan
Exit mobile version