Hadiri Harlah ke 92 PBNU di Pekanbaru, Joko Widodo: Perbedaan Merupakan Rahmat

Pekanbaru,Mitratoday.com- Presiden RI Joko Widodo menghadiri Hari lahir (Harlah) ke-92 PBNU di Kota Pekanbaru Provinsi Riau yang dihadiri oleh ribuan warga NU Riau.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh undangan yang hadir dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh seorang Qori’, bertempat di halaman Masjid Agung An Nur Pekanbaru.

Dalam kata sambutannya, Joko Widodo mengatakan, Indonesia adalah negara yang besar dengan jumlah penduduk yang mencapai sejumlah Dua ratus Enam puluh Tiga juta jiwa yang tersebar di Tujuh belas ribu pulau dengan Tujuh ratus Empat belas suku yang memiliki perbedaan adat, tradisi dan bahasa daerahnya.

“Ada Seribu Seratus lebih bahasa daerah yang kita miliki.  Artinya apa..?!. Ya, kita ini berbeda-beda, sukunya berbeda-beda, agamanya berbeda-beda, bahasa daerahnya juga berbeda-beda.” ucap Presiden dalam pidatonya, Rabu (09/05/18).

Lanjut, Joko Widodo mengatakan, dari Sabang sampai Maraoke betapa banyak terdapat perbedaan-perbedaan yang sangat mencolok sekali dan itu adalah rahmat bagi bangsa Indonesia.

“Saya pernah terbang dari Banda Aceh langsung ke Wamena. Naik pesawat butuh waktu Sembilan jam Lima belas menit. Itu kalau kita terbang dari London di Inggris ke Istambul di Turki, itu melewati kira-kira Enam, Tujuh negara. Artinya, negara kita ini adalah negara yang sangat besar, yang kita sering tidak sadar dan tidak menyadari, ” terang Joko Widodo.

Selanjutnya, menyinggung memasuki masa Pilkada serentak Joko Widodo mengatakan, terkait Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di tahun 2018 serta Pemilihan Presiden di tahun 2019, beliau berharap supaya seluruh lapisan masyarakat agar dapat menjaga persaudaraan.

“Jangan sampai gara-gara perbedaan pilihan, kita ini terpecah gara-gara pesta demokrasi yang diadakan sekali Lima tahun,” kata Joko Widodo dalam himbauannya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua PBNU Riau yang baru saja dilantik Rusli Ahmad mengatakan, di Provinsi Riau akan dibangun NU Tower dengan ketinggian Sembilan lantai yang diberi nama Gedung Sembilan Bintang.

“Itu inspirasinya dari Kopiah nya Bung Karno, Insyaallah tahun depan akan kita bangun lebih kurang 40 miliar,” ucap Rusli Ahmad dalam kata sambutannya.

Kegiatan ini sempat diwarnai aksi protes oleh salah seorang Mahasiswa yang berhasil masuk dalam rombongan, namun aksi tersebut cepat diamankan oleh petugas keamanan Paspampres. Sehingga kegiatan dapat dilanjutkan hingga selesai.

Sebelumnya, Joko Widodo di hari yang sama mempunyai agenda penting lainnya di Provinsi Riau yaitu menghadiri acara Launching Raplenting Kelapa Sawit di Kecamatan Bagan Sinembah Rokan Hilir. (IS)

Bagikan
Exit mobile version