Kasus Positif Covid Melonjak 357 Orang, Dewan Usulkan Pilkada Kabupaten Malang Diundur

Pewarta : Sigit

Malang,Mitratoday.com-Kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang semakin mengkhawatirkan. Dari data resmi Dinas Kominfo per tanggal 16 Juli 2020, jumlah pasien konfirm positif melonjak menjadi 357 orang dengan rincian 121 orang dinyatakan sembuh dan 29 orang meninggal dunia.

Melihat kondisi penyebaran Covid yang sangat mengkhawatirkan tersebut, DPRD Kabupaten Malang mengusulkan agar Pilkada Kabupaten Malang Desember mendatang ditunda.

“Kita dari Dewan mengusulkan agar Pilkada 2020 ditunda pelaksanaannya hingga kondisinya benar-benar memungkinkan. Lebih baik kita fokus memikirkan upaya penanganan dan pencegahan Covid-19,”kata Ketua Komisi II DPRD Muslimin kamis malam (16/7/2020).

Muslimin berpendapat, dengan kondisi seperti ini sangat beresiko jika Pilkada tetap diselenggarakan karena dipastikan akan terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar saat mulai proses kampanye maupun saat pelaksanaan Plibup tersebut,padahal salah satu cara pencegahan efektif yang selalu didengungkan pemerintah adalah protokoler kesehatan seperti penggunaan masker hingga Physical Distancing.

“Jika dipaksakan, pasti akan beresiko dan tidak maksimal, karena rakyat yang akan jadi korban, ingat lo sekarang ini kasus Covid sudah tembus 357, dan prediksi kami pasti akan terus bertambah, yang rugi jelas kita semua masyarakat Kabupaten Malang. Apakah demi memilih pasangan Cabup dan Cawabup Malang, kita kesampingkan keselamatan rakyat Kabupaten Malang. Makanya dengan Pilkada di tunda ini solusi terbaik, dan pemerintah fokus ke penanganan Covid-19 agar tidak bertambah dan pasien positif disembuhkan,”lanjut Muslimin.

Muslimin menampik jika wacana penundaan Pilbup,ada unsur muatan politis. Ia justru menandaskan bahwa usulan penundaan Pilkada tersebut, murni untuk menyelamatkan 3 juta lebih nyawa masyarakat Kabupaten Malang. Menurutnya,siapapun pemenangnya harus dikesampingkan dengan tetap fokus menangani dan mencegah Covid-19.

“Penularan itu semakin besar kemungkinannya. Insyaallah, usulan ini tetap akan kami suarakan. Kalau internal fraksi sudah, diskusi kita sudah, semua sepakat. Ini wacana,” tutup Muslimin.

Bagikan
Exit mobile version