BlitarDaerahHeadline

Komisi V DPR RI Setujui Pembangunan 3 Proyek Prioritas, Rahmat Santoso: Ini Jalur Yang Benar

Blitar,mitratoday.com – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan Kerja Spesifik ke Kabupaten Blitar Jawa Timur pada Tanggal 2-4 Februari 2023.

Kunjungan ini dalam rangka meninjau Infrastruktur dan Transportasi di wilayah Kabupaten Blitar, dan kunjungan ini atas surat permohonan dari Pemkab Blitar terkait Bantuan Penanganan Jalan Rusak di Kabupaten Blitar.

Pada kunjungan ini hadir semua Anggota Komisi V DPR RI dan disambut serta didampingi dari awal sampai akhir oleh Plh Bupati Blitar Rahmat Santoso dan Forkompinda Kabupaten Blitar.

Kunjungan pertama meninjau Jembatan Kali Legi lalu ke Pasar Kesamben yang terbakar, lanjut ke jalan yang rusak di Brongkos-Ngembul sekitar pabrik gula RMI.

Wakil Ketua Komisi V yang juga ketua rombongan Roberth Rouw menjelaskan, untuk kunjungan pihaknya ke Kali Legi, pihaknya sudah kordinasi dengan Bina Marga dan sudah siap membuat perencanaan, tinggal dari Pemkab untuk melakukan pembebasan lahan dan itu sudah clear, kalau pembebasan lahan selesai tinggal pusat masuk.

“Terkait Pasar Kesamben kita juga sudah kordinasi dengan Cipta karya dan nanti Cipta karya bersama Pemkab itu membuat desainnya, kita akan dukung untuk segera pemerintah pusat melalui Cipta Karya kita berikan bantuan agar segera dibangun dan masyarakat yang terkenal dampak akibat kebakaran, bisa kembali beraktivitas dengan tempat yang layak,” jelas Roberth Rouw.

Beliau mengungkapkan, bahwa hal ini merupakan satu itikad pihaknya sebagai Anggota Dewan untuk bisa memberikan dukungan kepada Pemda guna memberikan kesejahteraan kepada masyarakat khususnya pengusaha-pengusaha kecil yang terkena dampak.

Terkait jalan yang pihaknya tinjau yaitu jalan rusak, Roberth Rouw katakan, “Saya kira jalan ini sangat perlu Pemerintah Pusat hadir, karena sudah pernah beberapa kali itu masyarakat melakukan pemalangan jalan, dan itu dampaknya sangat besar sampai Pemerintah Pusat ikut untuk minta itu bisa segera di koordinasikan agar jalan itu dibuka,” ucap Robert.

Roberth Rouw politisi dari Partai Nasdem ini juga menambahkan, Kenapa ia sampaikan penutupan jalan itu akan berdampak secara Nasional, karena bahan baku daripada gula itu akan berhenti, kalau itu berhenti, Pabrik tidak bisa produksi, maka secara Nasional ini berdampak, maka Pemerintah Pusat harus hadir untuk menyelesaikan.

“Sebab Pemerintah Daerah tidak sanggup untuk bisa membiayai perbaikan dan peningkatan jalan karena itu harus ada Peningkatan jalannya, sebab truk-truk yang lewat itu sudah ya kita tahu semua ya, sudah melewati tonase ketentuannya,” ujar Roberth Rouw.

“Maka untuk kelas jalan itu tidak mungkin, bisa bertahan lama, maka Pemerintah Pusat harus hadir melakukan satu peningkatan Jalan, dan ini perlu sekali, dan kami akan mendukung untuk menyampaikan kepada Pemerintah Pusat agar pemerintah pusat hadir, karena ini menyangkut ekonomi nasional kita,” pungkas Roberth Rouw Wakil Ketua Komisi V DPR RI .

Usai Kunjungan Plh Bupati Blitar Rahmat Santoso menjelaskan, ini bisa disaksikan semua, bahwa Komisi V DPR RI respek sekali dengan adanya permasalahan yang ada di Kabupaten Blitar, termasuk Blitar Selatan, terutama terkait infrastruktur.

Terkait usulan dari Pemkab Blitar 3 usulan itu menurut Plh Bupati Blitar Rahmat Santoso, “Semuanya skala prioritas, dan terkait jalan tadi kan berkelok-kelok dan itu nanti semua mau dipotong, yakni pembangunan jembatan untuk pelurusan jalan di Kali Legi, dan semua sudah siap, anggaran sudah siap tinggal bagaimana pembebasan lahannya saja, anggaran untuk pembebasan lahannya pun sudah siap,” jelas Rahmat Santoso.

Plh Bupati Blitar Rahmat Santoso mengatakan, Komisi 5 sangat menyetujui 3 usulan pembangunan infrastruktur pihaknya tadi, bahkan pasar yang rencana satu lantai disarankan 2 atau 3 lantai.

“Terkait kapan pembangunannya, tergantung kita, dan tinggal Pemkab Blitar nya, kalau kita cepat bisa tahun ini di kerjakan, tadi kan udah disampaikan tahun 2023 tinggal Pemkab nya siap atau tidak,” ungkap Rahmat Santoso.

“Pemerintah Pusat itu tidak mengerti kebutuhan Kabupaten, kebutuhan kota, maka nya saya akan aktif ke Jakarta, untuk kalau kita mengandalkan APBD itu tidak mampu, tidak cukup, tidak bisa, infrastruktur yang segitu mahalnya, makanya saya mau minta bantuan dari pemerintah pusat melalui jalur yang benar yaitu DPR RI Komisi V,” Jelas Plh Bupati Blitar Rahmat Santoso.

Pewarta : Novi

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button