Lelang Proyek Sering Kecolongan Menuai Kontroversi

Kabupaten Malang – Proses lelang proyek Pemerintah Kabupaten Malang yang masih sering kecolongan oleh ulah oknum kontraktor rekanan pemerintah Kabupaten Malang seperti yang di lansir Mitratoday.com 28 Maret lalu menuai berbagai kontraversi beberapa pihak ,mulai tokoh muda Kabupaten Malang hingga  Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Ricky Meinardhy.
Bahkan , kepanikan bagian ULP Sekretariat Daerah Kabupaten Malang kentara dengan melayangkan surat keberatan kepada manajemen media online Mitratoday.com kamis kemarin (12/4).
Dalam surat yang di layangkan tersebut , Ricky sapaan akrab pria asal Kalimantan ini, mengaku tidak pernah bertemu dan di konfirmasi oleh crew Mitratoday.com terkait proses lelang yang disinyalir masih sarat pinjam pakai CV rekanan Pemkab Malang.
padahal kenyataan yang ada , crew Mitratoday.com pernah bertemu di ruangan yang bersangkutan di lantai 5 gedung Pendopo Kabupaten Malang jalan Panji Kepanjen. Hal ini di kuatkan dengan pernyataan salah satu tokoh muda berpengaruh di kabupaten Malang saat menghubungi Crew Mitratoday via aplikasi Whatsaap beberapa waktu lalu.
Dalam percakapan antara tokoh muda yang juga ketua organisasi di Kabupaten Malang ini , bertanya kepada crew Mitratoday.com .
“Katanya kamu bertemu sendiri waktu itu. Arti Katanya di sini mengungkapkan jika Kabag ULP satu ini mengaku sudah bertemu crew Mitratoday.com.
Satu kebohongan publik di lakukan pejabat eselon 3 dengan pernyataan dalam surat yang di sebut resmi meski tanpa stempel ini.
Di tambah pernyataan tokoh muda Kabupaten Malang ini kepada Mitratoday yang mengatakan fungsi Unit Layanan pengadaan (ULP) adalah sebagai “WASIT” dalam proses lelang milik Pemkab Malang dan harus menjaga kerahasiaan .
Apakah aroma intervensi , arogansi dari oknum pihak tertentu kepada pejabat di lingkungan Pemkab Malang masih mampu merubah fakta menjadi kebohongan publik? (GT)
Bagikan
Exit mobile version