Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi digital, Wakil Walikota Blitar juga menyambut dengan baik, kreasi kaum milineal ternyata mampu mengelaborasi yang berisikan pesan moral, pendidikan dan edukasi kepada masyarakat luas dengan kreatifitas dan imaginasi tinggi.

“Saya berharap ajang  festival tersebut menjadi ajang kreasi dan inovasi yang lebih didominasi anak-anak muda, yang dibatasi dengan usianya,” tuturnya.

Orang nomor dua di Pemerintah Kota Blitar ini juga mengharapkan anak – anak dimassanya, agar mereka bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Blitar, sisi lain dengan festival KIM juga akan banyak menggugah serta menginspirasi masyarakat tentang banyak hal dilingkungan sekitar.

Dilain sisi Mujianto selaku Kepala Diskominfotik Kota Blitar, secara terpisah ditemui para awak media menyebutkan, adalah dengan festival KIM sebagai ajang berkompetisi dan menjadikan ajang silaturahmi antar kelompok, semua diharapkan bisa saling mengasah ketrampilan.

Mujianto juga menjelaskan dalam festival KIM ini ada  beberapa kategori yang disajikan oleh peserta, semuanya yakni pertama, videografi yakni membuat video yang ditayangkan di media sosialnya, kedua poster digital dan media publikasi.

“Jadi kategori-kategori yang kita sampaikan kepada semua peserta festival KIM, selain itu masih ada satu kategori favorit yang kita lihat nanti seberapa masyarakat merespon,” Tandasnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Kominfo dan Informatika Kota Blitar juga menginformasikan Festival KIM yang digelar Diskominfotik Kota Blitar diikuti oleh 21 KIM yang ada fi Kota Blitar.

“Jadi untuk masing – masing kelurahan, satu Komunitas Masyarakat boleh mengikuti semua kategori lomba, KIM bebas memilih. Melalui festival KIM ini, kami berharap kepada para pemenang festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) akan Bertumbuhkembang dalam berkarya, dan kepada para pemenang diberikan motifasi dan hadiah sebagai penghargaan,” pungkasnya.(Adv/Novi)