DaerahLampungLampung Tengah

24 Bulan Lebih Gaji Penjaga Sekolah Di Lamteng Belum Dibayar Kepsek

Lampung tengah,mitratoday.com-Dengan dalih tidak kebagian uang, 24 bulan lebih penjaga sekolah di Lampung Tengah, belum terima gaji.

Keluhan yang di sampaikan oleh Subadi penjaga sekolah yang sudah puluhan tahun bekerja di SDN 3 Bumi Aji, honor nya sejak tiga tahun lalu tidak di bayarkan penuh.

“Tahun pertama gaji yang tidak dibayarkan 3 bulan, Tahun kedua hanya 5 bulan, Tahun ke tiga 8 tidak dibayar ditahun 2023 ini babar blas belum pernah di bayar,”tandasnya.

Subadi, Pria berumur 58 telah berupaya menanyakan kepada Winarno sebagai kepala sekolah, Namun selalu saja beralasan belum ada.

“Kadang bingung mau ngadu ke mana karena kepala sekolah setiap ditanya belum kebagian duit, gitu terus. Gaji cuma 1 bulan itu Rp 250 ribu kok gak asa padahal saya sudah puluhan tahun kerja gak pernah seperti ini dengan kepala sekolah lainnya,”imbuhnya.

Gaji yang ditungu dan diharap untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya seperti tidak bisa diharapkan.

“Ya untuk memenuhi kebutuhan hidup ya Kita sebagai petani ya kerja harian Pak upahan cari sampingan, harapan saya ini ya untuk kepala sekolah itu ya dapat diselesaikan Apa tugas dia sebagai kepala sekolah,”tutup Subadi.

Ternyata nasib buruk juga dialami oleh 2 guru P3K dan 1 guru honorer lainnya. Ketiga tenaga pendidik ini meski dana bos sudah cair sudah 5 bulan ini gaji belum dibayar pihak sekolah.

Kebobrokan kepala sekolah ternyata tidak hanya gaji guru saja, indikasi nya uang komite untuk bangunan fisik sekolah pun raib ditangan nya.

Lebih miris lagi, Setiap pencairan Dana Bos. Bendahara sekolah hanya diminta KTP nya saja, dan penggunaan uang tersebut pun tanpa sepengetahuan bendahara sekolah.

Hal yang mencengangkan, SD N 3 Bumi Aji ini merupkan sekolah penggerak dan mendapatkan juga bantuan pemerintah Dana Bos Penggerak yang dikelola Winarno selaku kepala sekolah.

Tapi sama saja, Dana-dana tersebut cuma Winarno saja yang tau dan peruntukan, benar atau tidak tereliasasi belum juga ada penjelasannya.

Menurut Nur Laili, selain dirinya ada kedua rekan seprofesi hanya menuntut hak nya saja.

“Ada tiga guru yang belum di bayarkan honornya sejak beberapa bulan lalu,”ungkap Nurlaili, Kamis (2/10/23).

Dikatakan nya, ada saja alasan Winarno bila para guru dan penjaga sekolah meminta haknya, padahal Setiap tri Wulan dana bos cair.

“Kalau saya dari bulan April 2023, sama dengan guru honorer lainya yang bertugas disini,”ucapnya.

Sebenarnya, Waktu itu pernah ditanyakan kepada kepala sekolah, kejelasan gaji yang belum terbayarkan, namun alasannya belum cair dan banyak alasan lainnya.

“Meski jumlah nya tidak banyak tapi honor tersebut adalah hak kami selaku tenaga pendidik,”ujarnya.

Ia berharap agar pihak sekolah segera menyelesaikan tunggakan honor kepada guru maupun penjaga sekolah tepat waktu sesuai dengan prosedur.

“Agar kedepannya kami sebagai guru honorer dapat mengunakan dana tersebut untuk mencukupi kebutuhan keluarga,”pungkasnya.(Iswan)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button