BENGKULUHeadlineInfo

Bertajuk Usuluddin Merubah Dunia, HMPS Usuluddin UINFAS Adakan Taaruf

Pewarta : Sugiasta

Bengkulu,mitratoday.com-Himpunan Mahasiswa Jurusan Usuluddin Universitas Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu mengadakan  ta’aruf  mahasiswa se-usuluddin bertajuk usuluddin merubah dunia, Minggu (19/09).

Acara dilaksanakan di Pantai Berkas dengan dihadiri oleh 83 Orang Mahasiswa Baru 2021 jurusan Usuluddin. Yang berasal dari Program Studi Ilmu Qur’an dan Tfasir (IQT), Program studi Aqidah dan Filsafat Islam, dan Program Studi Ilmu Hadis.

Ketua Jurusan Usuluddin Dr Japaruddin, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa Usuluddin itu diibaratkan seperti halnya pepatah “Nila setitik rusak susu sebelanga” yang artinya sedikit namun dapat memberi warna kepada yang banyak.

“Mahasiswa Usuluddin itu sedikit namun harus bisa memberi warna kepada yang banyak,” Ucapnya.

Senada dengan penyampain Japaruddin Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Usuluddin Fauzan Arrasyid, walaupun mahasiswa jurusan Usuluddin tidak sebanyak jurusan lain namun sebenarnya Usuluddin adalah jantung dari UINFAS itu sendiri karena ruh UINFAS itu adalah usuluddin.

“Ruhnya  UINFAS  itu Usuluddin kalau nggak ada Usuluddin nggak bisa disebut UIN,” Terangnya.

Fauzan juga menyampaikan, diadakannya ta’aruf ini bertujuan untuk membangun kekeluargaan dalam lingkup Usululuddin antara Mahasiswa dengan dosen dan sebaliknya.

“Agar mahasiswa tidak meraba lagi mana Kepala Jurusan dan Kepala Prodinya. Karena selama ini mahasiswa dan dosen  hanya mengenal secara  online. Semoga dengan adanya ta’aruf ini kita bisa lebih saling mengenal lagi,”jelasnya.

Hadir dalam kegitan ini, Kepala Jurusan Usuluddin Dr Japaruddin, M.Si, Kepala Prodi Ilmu Hadis Hendri Kusmidi, M. Hi, Dema Fuad Sugiasta Eka Putra, HMPS KPI, HMPS MD, HMPS SPI, dan HMPS selingkup FUAD.

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: