DaerahHeadlineMuara EnimSumatera Selatan

Diduga Buaya Masih Berkeliaran Diperairan Sungai Enim

Muaraenim,mitratiday.com – Buaya yang disebut bahasa latinnya (Crocodile) yang sempat dilihat warga di aliran sungai Enim belum dapat ditemukan atau tertangkap oleh petugas.

Meskipun petugas Tim Rescue Kabupaten Muara Enim telah diterjunkan diperairan sungai Enim guna untuk menangkap hewan Buaya yang dilindungi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 7 Tahun 1999 Tentang Satwa dan telah menetapkan beberapa jenis dari buaya, seperti, Buaya Muara, (Crocodylus porosus), Buaya Siam (Crocodylus saimensis) dan Buaya Air Tawar Irian (Crocodylus novaeguineae) yang mana hewan satwa liar yang dilindungi di Indonesia tersebut, namun hingga pekan ini, sang hewan belum juga dapat ditangkap oleh petugas.

Sementara atas peristiwa adanya hewan buaya yang berkeliaran disepanjang aliran sungai Enim pada pekan ini, tentunya selain menjadi buah bibir Perbincangan masyarakat khususnya masyarakat pinggiran sungai Enim tersebut, dan juga tentunya menjadi kekuatiran sendiri dari masyarakat serta rasa dihantui kini mulai bermunculan dari masyarakat, sebelum buaya itu tertangkap.

Salah satu warga yang tak jauh dari pinggiran sungai Enim dan Ia mengaku kerap mandi di aliran sungai Enim serta keperluan lainnya di aliran sungai Enim tersebut, mengaku sangat khawatir serta rasa takut sebelum buaya tersebut tertangkap.

“Ya pak, rasa takut ya.. pastilah, sungai bagi kita sudah akrab, kadang mancing ikan untuk mengisi kekosongan waktu, tapi saat ini kabarnya ada buaya, ya jadi takutlah ,”ujar salah satu warga yang kediamannya tak jauh dari sungai Enim tersebut

Diberitakan sebelumnya, bahwa tim Rescue /DPKP Kabupaten Muara Enim yang langsung dipimpin oleh Plt Kadin DPKP Muara Enim Saprioma, tim saat itu telah mengecek dan menelusuri perairan sungai enim guna mencari keberadaan hewan buaya tersebut, namun hingga akhir pencarian jejak sang buaya belum juga ditemukan.

Saprioma Plt Kadin DPKP Muara Enim saat dihubungi Mitratoday.com Senin (27/11/23) melalui WhatsApp menjelaskan,bahwa tim Saat itu telah menelusuri perairan sungai Enim guna mencari keberadaan buaya tersebut,namun hingga kini belum ditemukan serta tertangkap,Saprioma menghimbau,”Agar Masyarakat yang ada dipinggiran sungai Enim agar selalu waspada,jangan mandi dulu di sungai”,pintanya

” Kami sudah berusaha optimal bahkan sudah memasang jaring tetapi karena peralatan kami belum lengkap sehingga kami meminta bantuan dari BKSDA Provinsi”ujar nya. (Nazarudin Siregar)

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button