BlitarHeadlinePolitik

Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Di Blitar ,Gus Tamim Politik Itu Sejuk Damai

Blitar,mitratoday.com – Kampanye Pemilu serentak 2024 saat ini tengah berlangsung dan di harapkan masing masing peserta pemilu baik partai atau pasangan calon presiden harus tidak boleh saling menjatuhkan satu sama lain .

Seperti yang di lakukan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari fraksi PKB H. Ahmad Tamim S.H, M.H yang mengelar sosialisasi pendidikan politik yang baik, menurutnya ,” Saya berkewajiban untuk menyampaikan kepada para warga bahwa pendidikan politik itu di perlukan .

Dalam sebuah acara sosialisasi politik di Desa Sumberjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Ahmad Tamim atau sering disapa Gus Tamim, anggota DPRD Povinsi Jawa Timur, dengan penuh semangat menyampaikan pesan yang sangat penting kepada warga seputar perlunya pendidikan politik. Dalam sambutannya yang hangat, Tamim menjelaskan betapa vitalnya pemahaman politik di tengah-tengah masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, seniman, akademisi, dan penggiat sepak bola.

Dalam pidatonya, Gus Tamim menegaskan pentingnya menjaga damai dan saling menghormati perbedaan dalam dunia politik. Ia merinci bahwa keberagaman dalam masyarakat adalah sesuatu yang lumrah, dan perbedaan pendapat tidak seharusnya menjadi sumber konflik. Para tokoh yang turut hadir dalam acara tersebut mayoritas memiliki afiliasi dengan Nahdlatul Ulama, serta mewakili beragam lapisan masyarakat.

“Politik itu sejuk. Politik itu damai. Perbedaan di masyarakat adalah suatu hal yang biasa. Jangan kemudian sampai terjadi kericuhan, kegaduhan, gara-gara perbedaan pilih-pilihan. Maka kemudian kami mengundang dari nahdlatul ulama, para tokoh masyarakat untuk kemudian bersama-sama dalam rangka memberikan pencerahan kepada warga perlunya pendidikan politik dan endingnya adalah politik damai,” Kata Gus Tamim.

Pesan yang disampaikan oleh Tamim tidak hanya sebatas sebagai kampanye, melainkan sebagai upaya konsolidasi untuk mendukung pencalonan Anis-Muhaimin (AMIN). Meskipun jumlah peserta terbatas, Gus Tamim berharap bahwa kehadiran mereka dapat menjadi pilar dukungan di komunitas masing-masing, menjadikan AMIN sebagai pilihan utama di pemilihan mendatang.

“Tentu tokoh-tokoh masyarakat ini mayoritas berafiliasi kepada nadlatul ulama. Juga ada tokoh kesenian dari desa mana tadi saya lupa sragi. Tidak semuanya tokoh agama, tapi juga ada tokoh dan toga dan tomas. Ada penggiat sepak bola juga yang punya banyak apa namanya, murid terkait dengan persepak bolaan di Indonesia Timur, ini kami hadirkan,” Tambahnya.

Setelah pidato utama, Tamim juga mengundang komentar dan tanggapan dari peserta yang hadir. Salah satu peserta memberikan tanggapan positif terhadap upaya Gus Tamim dalam menggalang dukungan untuk AMIN. Ia menyatakan bahwa pendekatan konsolidasi yang diusung oleh Gus Tamim dapat membentuk ikatan yang kuat di kalangan masyarakat, mengurangi polarisasi, dan menciptakan pemahaman bersama terkait pentingnya politik yang damai.

Gus Tamim, dengan rasa syukur, menjawab komentar tersebut dengan menegaskan bahwa tujuan mereka bukan hanya meraih suara, tetapi juga menciptakan lingkungan politik yang harmonis. Ia juga memberikan gambaran target hasil survei di wilayah Blitar, dengan AMIN dapat memasuki putaran kedua. Meskipun angka nasional mencapai 62%, Gus Tamim realistis dengan target 37% hingga 40% di Blitar dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Tuhan Yang Maha Kuasa. Semua diakhiri dengan doa “Amin” sebagai harapan untuk kesuksesan Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada pemilihan yang akan datang.
“Kalau target kan sudah kita ngikutin lembaga survei, artinya di bumi Bung Karno ini kita mamaklumilah, mamahami. Dan kita pun juga tidak bisa memaksa kepada masyarakat. Tentu kita pada angka 37 lah, sampai 40%, dan ini realistis. Harapannya begitu, tidak yang diblitarnya. Kalau nasional, luar biasa, 62% bisa kita raih,” paparnya.

Pewarta : Novi

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button