AdvertorialBlitarDaerah

Kreatifitas Desa Tugurejo Ditengah Pandemi Covid-19

Pewarta : Novian

Blitar,Mitratoday.com-Demi menunjang perekonomian ditengah pandemi covid-19, Pemerintah Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar tetap aktif menggalakan penggalian potensi. Salah satunya pengolahan hasil laut melalui program Poklahsar.

Kegiatan tersebut masih tetap berjalan dan cenderung stabil karena para pegiat sudah dibekali oleh pelatihan dan pembinaan, baik dari dinas kabupaten maupun pihak dinas Provinsi.

Supangat selaku Kepala desa Tugurejo menyampaikan bahwa para pegiat poklahsar sudah dibekali pengetahuan melalui pelatihan atau bimbingan dari dinas terkait serta belajar banyak dari pengalaman.

“Semuanya sudah dibekali pengetahuan melalui pelatian, baik dalam hal pengolahan atau produksi untuk lebih berinovasi dan mengembangkan kreatifitas dalam mengolah berbagai jenis ikan laut, dengan tujuan produk yang dihasilkan nantinya memiliki daya saing dan semakin dikenal luas oleh public, hingga mampu menembus pasar lokal maupun internasional.”Jelas Supangat, Selasa (03/11/2020).

Beliau juga berharap agar desanya dapat mewujudkan produksi yang lebih maksimal, guna mendongkrak perekonomian ditengah pandemi covid-19.

“Kita berharap UMKM di Desa Tugurejo ini dapat mewujudkan produksi yang lebih maksimal demi kemajuan kedepannya, hingga menjadi desa wisata yang mempunyai ciri khas olahan hasil laut yang berpotensi mengangkat dan mengHarumkan nama desa Tugurejo serta Kabupaten Blitar. Dan bisa membangkitkan perekonomian ditengah pandemi covid-19”Ungkap Spangat.

“Adapun nantinya hasil olahan tersebut akan diproduksi menjadi makanan berbentuk kemasan siap saji layaknya sambal, keripik dan berbagai macam snack. yang berorientasi pada pengolahan hasil ikan laut seperti udang, ikan tengiri, cumi-cumi, gurita dan berbagai jenis hasil laut lainnya.”

Hal senada tersebut disampaikan oleh Tri Utami selaku bendahara yang didampingi oleh ketua poklahsar sumber rejeki desa Tugurejo, Kristina Winarsih.

Terakhir Tri menampaikan bahwa dalam meningkatkan kualitas dan legalitas usaha tersebut, pihak pengolah telah mengikuti pelatiahan yangdibuktikan dengan kepemilikan sertifikat.

“Mengenai legalitas, poklahsar sumber rejeki aktif mengikuti pelatihan yang dilakukan pemerintah daerah serta pihak provinsi. Hal itu dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat sebagi bentuk kompetensinya. Selain itu kelompok yang terdiri dari 13 personil ini juga aktif berpartisipasi dalam event berskala besar yang diadakan, baik oleh instansi pemerintahan maupun pihak swasta.”Tutup Tri.

Untuk diketahui, Poklahsar adalah kumpulan pengolah dan/atau pemasar hasil perikanan yang melakukan kegiatan usaha bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan bersama dalam wadah kelompok.(Adv-Kmf).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button