DaerahHeadlineMalang

NIK Di Kabupaten Malang Bermasalah, Banyak Tidak Terdaftar Di Dispendukcapil

Pewarta : Sigit

Malang,mitratoday.com-Ribuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kabupaten Malang tengah bermasalah. Pasalnya ribuan NIK tersebut diketahui tidak terdaftar di data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Selain tidak terdaftar , tidak sedikit NIK tersebut mengalami kekeliruan nama yang tidak sesuai dan nomor digit yang kurang dan NIK belum cukup umur.

Padahal saat ini data kependudukan tersebut menjadi hal penting untuk pendataan program vaksinasi Pemerintah Kabupaten Malang.

Hal ini seperti yang terjadi di Ponpes Al Munawwariyah Sudimoro Bululawang. Di kutip dari pesan group Whatsapp, diketahui puluhan santri NIK nya tidak terdaftar di data Dispendukcapil sehingga tidak bisa mengantongi kartu vaksinasi.

Akibatnya lewat pesan group Whatsapp tersebut, puluhan walisantri dibuat kelabakan lantaran diminta untuk segera mengupdate NIK di Kantor Dispendukcapil yang berlokasi di jalan Trunojoyo Kepanjen.

Seperti yang dialami Haridianti (47) warga Sumbermanjing Wetan salah satu Walisantri Ponpes Al Munawarriyah. Ia mengaku heran dengan NIK yang tidak terdaftar di Dispendukcapil.

“Saya juga kaget, kok tiba-tiba dapat pesan group Whatsapp Ponpes yang menjelaskan jika NIK anak saya belum terdaftar di Dispendukcapil sehingga gak bisa diproses untuk mendapat kartu vaksin. Padahal saya juga baru memperbaharui data kependudukan di tahun 2020,” ujar Haridianti , Minggu (17/10/2021).

Wanita yang berprofesi sebagai pedagang klontong ini justru mempertanyakan, soal NIK yang belum terdaftar. Ia heran lantaran yang mengeluarkan NIK juga dari Dispendukcapil sehingga sangat mustahil jika NIK anaknya tidak terdaftar.

“Masa yang ngeluarkan NIK mereka (Dispendukcapil) kok malah gak terdaftar,” tandas Harudianti.

Hal sama juga terjadi terhadap Ahmad Taufiq (40) warga Pakis seorang walisantri yang mengalami nasib serupa, NIK putranya juga tidak terdaftar di Dispendukcapil.

Ia mengungkapkan, sangat lucu jika NIK yang mengeluarkan Pemkab Malang (Diapendukcapil) tapi nyatanya NIK anaknya justru tidak terdaftar.

“Ini gak hanya di Ponpes Munawarriyah saja, di Pakis beberapa waktu lalu juga masalahnya sama NIK gak terdaftar di Dispendukcapil bahkan hampir ribuan NIK,” tandas Taufiq.

Untuk itu ia meminta Pemerintah bisa melakukan update data secepatnya, agar masalah NIK yang tidak terdaftar tidak terulang kembali.

“Seharusnya Pemerintah pro aktif dong dengan masalah NIK yang gak terdaftar, apalagi hubungannya dengan vaksinasi, jika sudah tahu seharusnya cepat dicarikan solusi, gak tambah merepotkan seperti ini,” tegas Ahmad Taufiq.

Sementara Plt.Kadispendukcapil Kabupaten Malang Dyah Kusumahastuti saat dihubungi Mitratoday.com hanya mengatakan jika masalah NIK yang tidak terdaftar di Dispendukcapil merupakan masalah Nasional dan hampir terjadi disemua daerah.

Ia hanya menyarankan kepada warga yang NIK nya tidak terdaftar untuk datang ke Kantor Diapendukcapil melakukan aktivasi data NIK.

“Bisa langsung ke loket 7 di kantor kami , itu menjadi ranah Bidang Pengelolaan informasi Administrasi kependudukan (PIAK),” ujar Dyah Kusumahastuti melalui pesan suara Whatsapp minggu sore (17/10/2021).

Bagikan

Rekomendasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
error: